Artikel Terbaru

Kesejatian Badan Yesus

[orthodoxsocities.blogspot.com]
Kesejatian Badan Yesus
Mohon Beri Bintang
HIDUPKATOLIK.comSaudara ipar saya bertanya, bagaimana badan Yesus sesudah Ia bangkit? Apakah badan Yesus sama dengan badan Lazarus yang dibangkitkan Yesus?
 
Theodora Nanik Sulastri, Tuban
 
Pertanyaan ini tidak mudah dijawab, tapi kita bisa memperjelas beberapa hal meskipun tidak semuanya.Pertama, dari berbagai kisah penampakan Yesus, kita bisa menyimpulkan bahwa badan Yesus yang bangkit dan dimuliakan mempunyai semacam sifat-sifat yang bisa ditangkap oleh indera-indera manusia, sebab Tuhan yang bangkit bisa dilihat, didengar, diraba, dan dipeluk (Mat 28:9-10; Lk 24:39-40; Yoh 20:27). Magdalena mengenali Yesus ketika Yesus memanggil dengan namanya (Yoh 20:16).
 
Bahkan, penginjil Lukas mau menekankan kesejatian badan Yesus dengan mengatakan Yesus meminta ”sepotong ikan goreng” dan kemudian memakannya (Lk 24:41-43). Sulit menjelaskan bagaimana ikan goreng itu masuk dalam badan Yesus yang sudah dimuliakan.
 
Penekanan yang sedemikian ini kiranya hendak melawan kecenderungan yang mengatakan bahwa badan Yesus itu hanyalah pura-pura atau tampaknya saja seperti badan.
 
Kedua, badan Yesus yang sudah dimuliakan tidak lagi termasuk dalam tatanan dunia ini. Badan yang dimuliakan itu bukanlah badan fana yang dihidupkan kembali (re-animasi) seperti yang terjadi pada Lazarus dan putri Jairus.
 
Badan Yesus sudah tidak dibatasi lagi oleh ruang dan waktu dan bisa menembus dinding ruangan meskipun semua pintu terkunci (bdk Yoh 20:19.26). Ungkapan ini mau menekankan sifat rohani dari badan Yesus yang dimuliakan tersebut.
 
Sifat rohani badan Yesus yang demikian itu mengatasi kemampuan manusia biasa untuk mencerapnya. Itulah sebabnya mengapa kedua murid yang pergi ke Emmaus tidak bisa segera mengenalinya (Lk 24:13-35). Demikian pula pada para murid lainnya (Lk 24:36-49).
 
Sifat rohani yang berbeda dari dan mengatasi dunia fisik ini dinyatakan dengan pernyataan Lukas bahwa mereka ”menyangka bahwa mereka melihat hantu” (Lk 24:37). Di Laut Tiberias, dari antara tujuh orang yang berada di perahu, hanya ”murid yang dikasihi Yesus” (Yoh 21:7) yang mengenali Yesus.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*