Artikel Terbaru

Letkol Sirilus Arif Susbintoro: Penjaga Laut Utara Jawa

Letkol Sirilus Arif Susbintoro
[NN/Dok.Pribadi]
Letkol Sirilus Arif Susbintoro: Penjaga Laut Utara Jawa
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comSejak kanak-kanak, ia ingin mengabdi sebagai prajurit. Ia terpilih sebagai bagian dari Angkatan Laut RI. Kini, ia Komandan Pangakalan TNI AL Tegal, Jawa Tengah.

Seratus nelayan berkumpul di Gedung Nelayan Sigandu Kabupaten Batang, Jawa Tengah, medio Agustus 2015 lalu. Mereka berdiskusi dan melontar tanya seputar regulasi berlayar menangkap ikan. Acara tersebut diprakarsai Pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) Tegal di bawah komando Letkol Sirilus Arif Susbintoro. “Surat-surat itu diperlukan dalam rangka tertib administrasi. Dengan begitu, akan mempermudah pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran hukum di laut. Kelestarian ekosistem laut harus dijaga, salah satunya melalui tertib aturan dalam cara dan penggunaan alat tangkap ikan,” kata Letkol Arif tegas. Komandan Pangakalan TNI AL Tegal ini juga menyerahkan alat keselamatan di laut berupa jaket pelampung kepada para nelayan.

Sejak April 2015, Letkol Arif diangkat menjadi Komandan Pangkalan TNI AL Tegal. Pangkalan ini bertugas menyelenggarakan dukungan tempur, logistik, admi nistrasi, serta dukungan khusus bagi unsur-unsur TNI AL. Ia menjadi komandan dalam operasi keamanan laut terbatas dan memberdayakan potensi maritim memanfaatkan sarana dan prasarana yang dimiliki sendiri maupun ins tansi terkait di wilayah kerja Pangkalan TNI AL Tegal. Wilayah kerjanya meliputi Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten/Kotamadya Pekalongan, dan Kabupaten Batang.

Letkol Arif menjelaskan, wilayah kerja Lanal Tegal berada di pesisir utara Pulau Jawa. Di sana terdapat beberapa potensi kerawanan keamanan maritim. “Masih sering terjadi konflik antarnelayan karena perbedaan penafsiran batas wilayah penangkapan. Nelayan kurang memiliki pengetahuan tentang peraturan dan undang-undang perikanan, terutama penggunaan
alat tangkap ikan. Di sini juga sering terjadi kecelakaan laut, karena ombak tinggi dan angin kencang,” kata Arif menjelaskan.

Ia mengantisipasi tindak pelanggaran hukum dan tindak kekerasan di laut. Lanal Tegal melaksanakan pendekatan dan pembinaan masyarakat nelayan serta melaksanakan patroli secara rutin guna mencegah pelanggaran aturan di laut. “Wilayah Indonesia sebagian besar terdiri atas lautan. Tugas TNI AL menjaga kedaulatan wilayah perairan yurisdiksi Indonesia. Lautan kita memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Untuk meningkatkan kemakmuran bangsa Indonesia, itu harus dijaga. Jangan sampai dicuri dan dieksploitasi negara lain!” katanya.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*