Artikel Terbaru

Angka Dalam Kitab Suci

[google image]
Angka Dalam Kitab Suci
1 (20%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.comSaya mengamati bahwa angka tujuh dan 12 seringkali dipakai dalam Kitab Suci. Apakah arti angka-angka itu, juga angka 666?

Maria Elizabeth Indrijabudi, Malang

Pertama, ketika dikatakan bahwa Nabi Elia meramalkan tiga tahun kelaparan (1 Raj 18:1), bahwa Josia memerintah selama 31 tahun (2 Raj 22:2), bahwa Betany terletak tiga kilometer dari Yerusalem, angka-angka ini menunjukkan kuantitas, bukan simbol. Kalimat-kalimat ini tidak membingungkan tetapi bisa dimengerti apa adanya. Inilah arti pertama penggunaan angka.

Kedua, angka juga mempunyai arti simbolis, yang berarti tidak sekadar merujuk kepada kuantitas, tetapi menyampaikan pesan lain yang melampaui kuantitas atau jumlah. Bangsa Semit seringkali menggunakan angka dengan arti simbolis untuk menyampaikan gagasan, pesan atau kode tertentu.

Angka tujuh adalah contoh yang paling terkenal di antara semua simbol. Angka tujuh berarti kesempurnaan. Ketika Yesus menyuruh Petrus memaafkan tujuh puluh kali tujuh kali, berarti memaafkan harus dilakukan sampai sempurna, tak ada batasan. Angka tujuh merujuk kepada kesempurnaan dan digunakan baik untuk yang baik maupun yang jahat. Mengusir tujuh roh jahat dari Magdalena berarti menyembuhkan penyakit atau dosa yang sempurna kejahatannya.

Karena merujuk kepada kesempurnaan, angka tujuh seringkali dikatakan dalam hal-hal yang berkaitan dengan Allah. Kitab Wahyu menggunakan angka tujuh ini sebanyak 54 kali untuk secara simbolis merujuk kepada kenyataan Ilahi, misal tujuh Gereja di Asia, tujuh roh pada Takhta Allah, tujuh terompet, tujuh tempat lilin, tujuh tanduk, tujuh mata Domba, tujuh guntur, tujuh penyakit sampar, tujuh cangkir yang tertumpah. Angka tujuh ini adalah simbol kesempurnaan, dan salah jika dimaknai sebagai kuantitas.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*