Artikel Terbaru

PRK Gema Kasih Deli Serdang: Rumah Kasih Bagi Penyandang Kusta

Kegiatan pertukangan merupakan salah satu upaya pemberdayaan di PRK Gema Kasih.
[Dok. Hendra Maringga]
PRK Gema Kasih Deli Serdang: Rumah Kasih Bagi Penyandang Kusta
1 (20%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.comDi panti ini penyandang kusta menemukan kembali “kemanusiaan” mereka. Mereka dicintai sehingga semakin percaya diri bahwa mereka berharga.

Siang itu terik, namun tak menyurutkan semangat beberapa pekerja di sebuah bengkel kayu di Panti Rehabilitasi Kusta (PRK) Gema Kasih Deli Serdang. Siang itu mereka sedang membuat kerajinan berbahan kayu. Mereka inilah para penderita kusta yang menghuni PRK Gema Kasih.

Sr Agatha Saragih FSE, pengasuh Panti Rehabilitasi Kusta (PRK) Gema Kasih menuturkan, karya ini berawal dari impian Suster Laura Oosterveer FSE yang selama bertahun-tahun melayani penderita kusta di rumah sakit Sicanang, Belawan dan Lau Simomo, Kabanjahe. Sumatera Utara. Hal itu membuat Sr Laura memiliki pengalaman dalam merawat penderita kusta. Suatu kali, Sr Laura mengajukan kepada kon gregasi Suster Fransiskanes Santa Elisa beth (FSE) untuk membuka panti rehabilitasi kusta.

Sr Laura melihat, dari zaman ke zaman, orang kusta merupakan orang yang terpinggirkan. Mereka terisolasi dari masyarakat. Sr Laura menilai, kasih sayang keluarga pun sering menjadi barang asing bagi para penderita kusta itu.

Setelah sembuh, penyandang kusta tidak diterima untuk kembali hidup di tengah-tengah keluarga mereka. Sr Laura memimpikan sebuah rumah bagi para penderita kusta. Di rumah ini mereka akan disembuhkan juga mendapatkan kasih sayang, layaknya sebuah keluarga.

Kegigihan Pendiri
Cita-cita luhur Sr Laura ini tak mudah untuk diwujudkan. “Ketika itu kongregasi tidak mendukung karena belum yakin akan masa depan dan kesinambungan dari karya karitatif ini, terutama dalam bidang finansial,” kisah Sr Agatha melanjutkan.

Namun Sr Laura tetap pada komitmennya. Sejenak ia “mengundurkan diri” dalam retret di negeri Belanda. Ia mencoba mendengar kehendak Tuhan seraya mohon kekuatan agar dapat mewujudkan karya kasih itu. Sekembalinya dari Belanda, Sr Laura lalu mencari tempat yang sesuai untuk mendirikan panti rehabilitasi kusta.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*