Artikel Terbaru

Novena

Novena
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Sejak dini kita diajarkan, kalau berdoa harus ada bagian memuji atau memuliakan Tuhan, dan bagian memohon. Dua bagian itu seolah menjadi “rumusan wajib” dalam setiap doa. Doa sehari-hari seperti Salam Maria dan Bapa Kami yang diajarkan Tuhan Yesus sendiri pun mengandung dua bagian itu.

Novena, dari kata novem (sembilan), sebagai rangkaian doa sembilan kali pun sama. Doa novena biasanya ditujukan kepada Tuhan Yesus, Allah Tritunggal Mahakudus, Roh Kudus, Bunda Maria, para santosanta, dan malaikat. Dalam doa novena kepada siapa pun, kita mesti memuliakan Allah dan kita boleh memohon rahmat-Nya.

Bermacam-macam permohonan bisa diajukan. Ada yang meminta kepada Tuhan agar berhasil dalam berbisnis, lulus dalam studi, membangun keluarga, mendapatkan jodoh, pekerjaan, kesembuhan dari sakit, dan lain-lain. Kita percaya, bahwa Tuhan pasti akan mengabulkan permohonan kita. “Mintalah, maka kamu akan diberi” (Matius 7,7).

Apabila doa kita dikabulkan, kita sewajarnya bersyukur kepada Tuhan. Namun kalau ternyata yang kita minta belum dikabulkan atau tak sesuai yang kita minta, hendaknya kita tak perlu putus asa. Kita mesti percaya, seperti disebut dalam Injil Matius, bahwa Tuhan pasti mengabulkan apa yang kita minta asal kita berani mengetuknya. Tuhan tidak secara instan mememenuhi apa yang kita minta, karena Tuhan memiliki rencana yang lebih indah daripada apa yang kita minta.

Maraknya doa novena bisa menjadi petunjuk bahwa penghayatan keimanan umat berkembang. Selain doa novena pribadi, di beberapa gereja atau komunitas digelar rangkaian novena. Paroki-paroki Keuskupan Agung Jakarta, misalnya, setiap Jumat-Sabtu pertama dalam bulan mengadakan novena Kerahiman Allah. Sekarang ini, tiga paroki (Bidaracina, Kramat dan Cempaka Putih) di KAJ, menggelar Novena Besar St Antonius Padua.

Doa novena menjadikan kita kian dekat dengan Tuhan. Para malaikat, santo-santa, Bunda Maria, dan lain-lain menjadi perantara doa-doa kita. Tujuan dari setiap doa adalah Tuhan sendiri.

Redaksi

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*