Artikel Terbaru

Menjadikan Yesus sebagai Teman Bicara

Yustinus Agung Setiadi OFM
[HIDUP/Stefanus P. Elu]
Menjadikan Yesus sebagai Teman Bicara
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comNovena Besar St Antonius Padua mengantar umat semakin akrab dengan Yesus. Bersama St Antonius Padua umat mohon rahmat agar memiliki “lidah yang suci”.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, sejak 1950-an, Paroki Hati Kudus Kramat, Jakarta Pusat menyelenggarakan Novena Besar St Antonius Padua. Kepala Paroki Kramat, Romo Yus tinus Agung Setiadi OFM mengajak umat untuk mengikuti jejak St Antonius Padua yang menjadikan Yesus sebagai teman bicara. Lebih lengkap, berikut penjelasan Romo Agung.

Apa tujuan Novena Besar St Antonius Padua?

Devosi kepada St Antonius Padua ini mengajak umat agar memiliki pengalaman berdoa bersama St Antonius Padua. Dalam tradisi Fransiskan (Ordo Fratrum Minorum/OFM), St Antonius Padua dikenal sebagai orang yang akrab dengan Yesus. Dalam pengalaman rohani, ia memandang Yesus sebagai teman bercakap-cakap, terutama ketika sedang membaca Kitab Suci dan membuat khotbah. Hal ini pula yang membuat dia unggul dalam berkhotbah. Jadi, yang mesti disadari adalah meneladan St Antonius Padua yang bisa berkomunikasi secara intens dengan Yesus dan mengalami Dia sebagai teman bicara.

Spiritualitas hidup apa yang bisa diteladani dari sosok St Antonius Padua?

St Antonius Padua adalah sosok yang sederhana. Sejak awal, ketika melihat cara hidup para Fransiskan, ia langsung meninggalkan segalanya dan bergabung. Padahal ia adalah seorang yang terpelajar. Saat di biara, ia mendapat tugas sebagai asisten di dapur. Tugasnya mencuci piring dan mem bereskan alat-alat dapur. Yang menarik, meskipun ia seorang terpelajar dan pintar, tapi rela melakukan pekerjaan yang sederhana. Pada kemudian hari barulah diketahui bahwa ia memiliki kemampuan berkhotbah. Saat diangkat menjadi santo dan kuburan digali, bagian tubuh yang masih utuh adalah lidahnya. Saya merefleksikan, lidah yang utuh itu adalah simbol kesucian. Ia pastilah seorang yang tekun dalam doa dan seorang yang jujur.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*