Artikel Terbaru

Doa Terkabul Melalui Antonius Padua

Novena Besar St Antonius Padua di Gereja St Antonius Padua Bidaracina.
[HIDUP/Christophorus Marimin]
Doa Terkabul Melalui Antonius Padua
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comTiga gereja paroki di Keuskupan Agung Jakarta menggelar Novena Besar St Antonius Padua. Umat dari berbagai tempat datang ke gereja ini sambil membawa ujud doa masing-masing. Devosi St Antonius Padua kian digemari umat.

Sri datang ke Gereja St Antonius Padua Bidaracina, Jakarta Timur, dengan hati gundah. Rumah yang hendak ia jual belum juga ada pembeli. Selasa sore tiga pekan lalu, ia datang ke gereja itu mengikuti Novena besar St Antonius Padua. Ia memohon melalui perantaraan St Antonius Padua agar rumahnya cepat terjual. Selain itu, perempuan bernama lengkap Viktoria Sri Sukati ini mohon kesembuhan bagi suaminya yang mengalami stroke ringan.

Novena Besar St Antonius Padua tahun ini bukanlah hal pertama bagi Sri. Hampir saban tahun, ia mengikuti novena ini dengan ujub yang berbeda-beda. Doa-doanya melalui perantaraan St Antonius Padua selalu dikabulkan. “Saya berharap, ujub kali inipun dikabulkan Tuhan,” ucap Sri.

Berbeda dengan Sri, ada sebuah keluarga yang datang mengikuti novena ini secara bersama-sama. Sebelumnya, mereka pernah kehilangan kunci mobil. Mereka sudah mencari ke mana-mana, tapi tak kunjung bertemu dengan si kunci. Mereka pun sepakat berdoa melalui perantaraan St Antonius Padua. Tak lama setelah berdoa, kunci mobil ditemukan berada di atas karpet di dalam mobil. Padahal tempat itu sudah mereka bolak-balik saat awal pencarian. Dari pengalama n ini, mereka percaya bahwa St Antonius Padua bisa menjadi perantara doa.

Penggalan pengalaman-pengalaman iman ini kerap menjadi pemantik umat untuk datang mengikuti Novena St Anto nius Padua. Maka jangan heran, setiap kali novena ini digelar, umat dari berbagai paroki, bahkan dari luar Keuskupan Agung Jakarta berbondong-bondong memenuhi tiga gereja; Gereja St Antonius Padua Bidaracina, Gereja Hati Kudus Kramat, dan Gereja St Paskalis Cempaka Putih. Novena Besar St Antonius Padua tahun ini telah dimulai sejak 14 Juni lalu, dan akan berakhir pada 9 Agustus mendatang. Novena ini digelar setiap hari Selasa. Di Gereja St Antonius Padua Bidaracina, novena digelar pukul 17:30 dan 19:30. Di Gereja Hati Kudus Kramat, novena berlangsung tiga kali, pukul 14:00, 17:00, dan 19:30. Sementara di Gereja St Paskalis Cempaka Putih, novena diadakan pukul 17:30 dan 19:30.

Oase umat
Kepala Paroki Bidaracina Romo Yohanes Samiran SCJ mengatakan, tema yang direfleksikan pada Novena Besar St Antonius Padua 2016 adalah “Kerahiman yang Memerdekakan”. Romo Samiran berharap agar melalui tema ini, umat dapat seiring sejalan dengan Paus Fransiskus dalam mengalami Kerahiman Allah. Pun bersedia menjadi alat demi mewujudkan belas kasih Allah kepada sesama dan dunia. “Kerahiman Allah yang memerdekakan akan betul-betul dapat dirasakan kalau masing-masing umat yang terlibat dalam gerakan Allah ini mampu memerdekakan siapapun, entah sahabat, keluarga, ataupun rekan kerja,” ujar Romo Samiran.

Romo Samiran mengatakan, Novena Besar St Antonius Padua di paroki yang digembalakan para Imam Kongregasi Hati Kudus Yesus (SCJ) ini sudah berlangsung lama. “Kami, imam SCJ, meskipun tidak berdevosi secara langsung kepada St Antonius Padua, tetapi kami meneruskan tradisi ini. Ini merupakan contoh yang baik dan nyata dari hidup menggereja,” kata Romo Samiran. Ia melanjutkan, terlepas dari dasar telogis apapun, devosi ini merupakan sebuah oase bagi umat dalam menjalani hidup menggereja. Gereja harus memberikan ruang khusus bagi devosi-devosi agar kehidupan beriman dan menggereja menjadi lebih segar.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*