Artikel Terbaru

St Oliver Plunkett: Uskup Agung, Martir Irlandia

Mgr Oliver Plunkett menjelang dihukum mati.
[saintoliverplunkett.com]
St Oliver Plunkett: Uskup Agung, Martir Irlandia
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comMeski dilarang menyebarkan kekatolikan, ia tetap melayani sebagai Uskup Agung Irlandia. Ia dipenjara sampai akhirnya digantung, kepalanya dipenggal dan tubuhnya dipotong-potong.

Semua mata memandang Uskup Agung yang menjadi pesakitan. Dengan sisa tenaga, ia tertatih memasuki pintu Pengadilan Kota Westminster, Inggris. Terlihat luka-luka akibat ikatan rantai di kedua tangannya. Meski tubuhnya terlihat kurus, ia masih nampak tersenyum.

Banyak orang memandangnya dengan sinis. Saksi-saksi palsu dihadapkan pada hakim untuk memberatkannya. Sesungguhnya, tak satu pun keterangan saksi sesuai kenyataan. Para Jaksa dari Gereja Inggris terus memaksanya mengaku bersalah. Ia didakwa telah bersalah karena mengajarkan iman Katolik dan melawan Raja Inggris, Charles II (1630-1685).

Aneka tuduhan tak membuat nyalinya ciut. Tapi ia merasakan, situasi ini membuat Gereja Katolik kian babak belur oleh pengikut Protestan. Ia terpaksa mengakui semua tuduhan itu. Usai melewati detik-detik menegangkan, sang hakim memutuskan, pengadilan menghukum gantung dan penggal untuk sang Uskup Agung.

Uskup Agung itu bernama Mgr Oliver Plunkett. Wafatnya mendatangkan luka mendalam bagi umat Katolik Inggris dan Perancis. Bahkan Uskup Salisbury dari Gereja Inggris, Mgr Gilbert Burnet (1643 -1715) mengatakan, “Oliver seorang bijaksana dan selalu mengupayakan perdamaian bersama umatnya.” Duta Besar Perancis untuk Inggris, Paul Barillon (1630-1691) pernah minta pada Raja Louis XIV (1638-1715) agar mendesak Charles II membebaskan Oliver, tapi sia-sia. Mgr Oliver wafat pada 1 Juli 1681.

Anak Asing
Oliver Plunkett lahir di Loughcrew, County Meath, Irlandia, 1 November 1625. Konon ia masih keturunan Hiberno-Norman, suku bangsa dari Normandia yang menetap di Irlandia setelah menaklukkannya tahun 1169. Mereka menggunakan dialek Norman-Perancis yang berbeda dengan masyarakat asli Irlandia. Pada abad XXVI, bangsa Hiberno mulai menggunakan Bahasa Inggris. Mereka juga sering disebut orang Gail atau “orang asing”. Konon, nama Oliver diambil dari nama seorang dewa asing Skandivania (Gail).

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*