Artikel Terbaru

Prakarsa Awam

[google image]
Prakarsa Awam
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Banyak hal dalam Gereja yang diprakarsai oleh umat awam. Beberapa paroki ataupun stasi dirintis oleh umat. Dengan tekun dan setia umat berhimpun dan bergerak bersama membentuk satu komunitas, entah teritorial maupun kategorial. Komunitas ini pun terus berkembang dan meluas.

Dalam konteks Gereja Katolik Indonesia, keterlibatan umat awam dalam dinamika Gereja tak bisa diremehkan , bahkan sampai hari ini. Kita masih bisa melihat para katekis di daerah Kalimantan yang berjibaku dengan segala keterbatasan dan tantangan alam. Di Papua, lantaran keterbatasan tenaga pastoral, umat awam pun bisa difungsikan sebagai kepala sebuah paroki.

Dalam Kristus, martabat anggota Gereja sama. Namun, sesuai dengan kharisma dan panggilannya masing-masing, semua umat beriman mesti melibatkan diri dalam tugas imamat, kenabian, dan rajawi Kristus secara khas. Umat awam dipanggil dan diutus secara khusus mewujudkan Kerajaan Allah melalui kehidupan dan tugas di dunia. Sementara para religius dipanggil dan diutus memberikan kesaksian tentang Allah melalui hidup yang dibaktikan kepada Dia. Dan kaum klerus melaksanakan tugas dan wewenang sesuai rahmat tahbisan yang diterima.

Kepemimpinan Gereja memang mengacu kepada kuasa Ilahi yang diperoleh melalui Sakramen Imamat atau Tahbisan. Tapi, umat awam bukanlah warga kelas dua. Berkat rahmat Baptis dan Krisma, umat awam pun dipanggil mengambil bagian tugas-tugas kepemimpinan Gereja, sejauh tidak memerlukan kuasa Tahbisan.

Gereja dibangun dan bergerak berkat kerja harmonis antara umat awam, para religius, dan kaum klerus. Dalam kepemimpinan Gereja selalu mengandung semangat kolegialitas. Kepemimpinan Gereja tidak melulu klerikal sentris ataupun awam sentris. Gereja harus Kristus sentris. Kristus yang menjadi pusat seluruh gerakan Gereja.

Redaksi

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*