Artikel Terbaru

Mgr Riana Prapdi:: Orang Muda Tanda Kasih Allah

Mgr Riana Prapdi
[Dok.HIDUP]
Mgr Riana Prapdi:: Orang Muda Tanda Kasih Allah
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comWorld Youth Day merupakan perziarahan anak muda Katolik dari seluruh dunia. Di momen ini mereka menimba rahmat Kerahiman Ilahi dan membagikannya.

World Youth Day 2016 di Krakow, Polandia menunjukkan eksistensi Kaum Muda Katolik di dunia. Khusus di Indonesia, para peserta dipilih secara global melalui media sosial dan pendaftaran di paroki masingmasing. Keterlibatan kontingen Indonesia dalam WYD merupakan sebuah perutusan. Namun, bagaimana dengan mereka yang tidak sanggup atau belum beruntung mendapatkan kesempatan ini? Bagaimana sikap dan harapan Gereja terhadap mereka? Berikut pemaparan Mgr. Riana Prapdi, Ketua Komisi Kepemudaan KWI.

Bagaimana tanggapan Bapa Uskup soal WYD 2016 serta keterlibatan kontingen Indonesia?

WYD 2016 adalah oase bagi orang muda untuk mencecap kasih Kristus. WYD 2016 akan memberi kesegaran sebagai murid muda Kristus. Mengapa? Karena WYD 2016 memiliki keistimewaan yakni bertepatan dengan Tahun Suci Luar Biasa Kerahiman Allah. Bisa dikatakan menjadi puncak Tahun Kerahiman Allah. Pada puncak itu Paus Fransiskus “memanggil” kaum muda untuk masuk lebih dalam belas kasih Allah. Lebih istimewa lagi bahwa WYD 2016 diadakan di Polandia, lebih tepatnya Krakow. Tempat ini tidak dapat dilepaskan dari Santo Yohanes Paulus II dan Santa Faustina; dua tokoh utama devosi kerahiman ilahi.

Kaum muda dipanggil untuk merasakan belas kasih Allah secara istimewa. Dalam peziarahan bersama, serta katekese selama pertemuan raya, kaum muda diajak masuk dalam jantung belas kasih Allah. Tema: “berbahagialah orang yang murah hati, karena mereka akan beroleh kemurahan” (Mat 5:7), menempatkan kaum muda pada jantung evangelisasi pada dunia. Kaum muda yang berada pada garda depan perubahan dunia diajak untuk mendenyutkan kemurahan hati Allah.

Apa pentingnya kegiatan ini bagi kaum muda khususnya di Indonesia?

Ciri khas kaum muda adalah mencari. Gereja juga terus menerus mencari cara agar semakin signifikan dan relevan di tengah masyarakat. WYD adalah tempat yang tepat untuk menemukan apa yang dicari yakni Allah yang berbelas kasih. Pengalaman masyarakat Polandia yang ditandai dengan adanya kamp konsentrasi memperlihatkan pencarian terus menerus wajah Allah yang berbelas kasih.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*