Artikel Terbaru

Usir Pacar Adik

[google image]
Usir Pacar Adik
1.5 (30%) 2 votes

HIDUPKATOLIK.comSalam jumpa, Pengasuh Rubrik Konsultasi Keluarga. Saya Maria dari Palembang. Saya mempunyai tiga anak, dua laki-laki dan seorang perempuan. Menurut saya, anak-anak selalu saling mencintai dan mendukung. Apa lagi anak-anak lelaki yang selalu mencintai adik perempuan mereka (bungsu). Saking perhatian, mereka kini miskomunikasi. Minggu lalu, pacar anak perempuan saya bermain ke rumah, tapi diusir dua abangnya. Anak perempuan saya menangis dan ketika ditanya, dua kakaknya tidak suka kepada pacarnya karena playboy. Sementara anak saya sangat mencintai cowok itu. Kini ia terus di kamar dan malas bergabung dengan dua kakaknya. Saya bingung dan tak tahu harus berbuat apa? Mohon saran.

Maria, Palembang

Salam kenal, Ibu Maria. Setelah membaca dan mencoba memahami permasalahan Ibu, pertama-tama saya salut dengan keluarga dan putra-putri Ibu. Hal ini menunjukkan ada hubungan kasih dan kepedulian kakak terhadap adik. Berbahagialah Ibu, karena tak semua kakak adik saling peduli, ada yang hanya memperhatikan diri sendiri.

Sebetulnya yang terjadi di antara mereka merupakan bukti cinta kakak dengan adik. Hanya saja, kemungkinan cara yang dilakukan kurang tepat dengan situasi yang dihadapi si adik. Si adik yang saat itu baru “mabuk cinta”, baru senang-senang merasakan indahnya mencintai dan dicintai, tiba-tiba merasa dirusak dengan tindakan yang dilakukan dua kakaknya, dengan mengusir sang pacar. Tentu hal ini
sangat menyakitkan si adik dan pasti menganggap bahwa dua kakaknya tidak mencintai dia. Sedangkan dua kakaknya pun pasti beranggapan bahwa tindakan yang mereka lakukan sudah benar, karena demi adiknya dan tidak mau sang adik terjebak cinta si playboy.

Apakah dua kakak tahu perilaku sebenarnya pacar si adik? Bisa jadi. Tapi yang penting adalah yang bisa dilakukan Ibu untuk memperbaiki situasi yang ada, terutama bagi si bungsu. Ibu sebaiknya melakukan pendekatan secara perlahan-lahan tanpa mengungkit peristiwa yang terjadi. Biarlah dia tenang dan dapat berpikir secara jernih, serta mampu menata emosinya.

Se mentara untuk dua kakak, sebaiknya Ibu juga menyarankan agar tidak mengungkit yang sudah terjadi, tapi berusaha bersikap seperti biasa dengan si adik. Hal itu dilakukan agar si adik tak merasa dipojokkan dan merasa tetap di perhatikan serta dicintai oleh dua kakaknya.

Setelah situasi menjadi lebih baik, Ibu dapat menjelaskan sedikit demi sedikit tentang yang terjadi. Hal itu di lakukan kakak karena mereka sangat mencintai adik.
Menyarankan ke adik sebaiknya mencoba berpikir dan mencari informasi yang lebih banyak mengenai keadaan sang pacar yang sebenarnya, lewat membuka diri dengan informasi-informasi tanpa menutup mata dengan keadaan yang ada. Mumpung hubungan belum terlalu lama dan hati juga masih terbuka lebar dengan segala kemungkinan.

Disarankan juga agar dua kakak sebaiknya mulai membuka diri dengan si adik, meminta maaf dengan yang sudah mereka lakukan dan bersedia memberi informasi yang sebenarnya tentang sang pacar. Peran Ibu sebagai media dapat menjembatani pemulihan hubungan adik dengan dua kakak. Pun dapat memulihkan hati si adik terkait hubungan dengan pacarnya.

Seandainya hubungan itu dapat berjalan baik, sebaiknya dua kakak juga memberi perhatian dan mendukung, serta memberi penjelasan kepada adik dan pacarnya agar berpacaran secara sehat. Dua kakak disarankan supaya tetap menjaga si adik dengan bertindak sabar, berkepala dingin, dan lebih dewasa. Adik pun diharapkan mau menerima saran dan masukan dari dua kakaknya jika memang hal itu diperlukan.

Semoga Ibu dapat bertindak bijaksana, baik kepada adik atau dua kakaknya, sehingga dapat memulihkan hubungan dalam keluarga dan meringankan beban psikologis si adik. Memang cinta itu kadang sulit dipahami. Sebaiknya tak hanya ditanggapi secara emosional, tapi juga perlu rasional; tak hanya dengan hati, tapi juga perlu melibatkan pikiran. Demikian Ibu Maria, Tuhan selalu menyertai.

Emiliana Primastuti

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*