Artikel Terbaru

KKP, Wujud Iman yang Terlibat

Mgr Suharyo dan anggota KKP melepaskan burung saat peluncuran KKP KAJ.
[HIDUP/Christophorus Marimin]
KKP, Wujud Iman yang Terlibat
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comKomisi Keadilan Perdamaian sudah terbentuk. Umat KAJ diundang terlibat memerangi ketidakadilan sebagai wujud nyata Gereja yang mewartakan Kerajaan Allah di tengah dunia.

Ada begitu banyak tantangan yang mewarnai hari-hari hidup warga Jakarta. Beberapa tahun terakhir, penggusuran rumah warga oleh pemerintah terjadi berulang kali. Pun bentuk-bentuk ketidakadilan dan kekerasan menimpa mereka yang kurang akses kepada perlindungan hukum. “Masalah ketidakadilan itu macam-macam, baik yang terjadi secara tersistem, terstruktur atau budaya,” kata Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo.

Gereja Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) sebagai komunitas umat beriman yang hidup di wilayah Jakarta dan sekitarnya tak bisa menutup mata terhadap beragam peristiwa itu. Maka, KAJ menambah lagi satu bidang kerasulan untuk mengakomodasi keprihatinan ini. Medan kerasulan ini akan dimotori Komisi Keadilan Perdamaian (KKP).

Akhir Agustus lalu, komisi ke-11 di KAJ ini diluncurkan. Mgr Suharyo memimpin Misa peluncuran yang berlangsung di Gereja Hati Kudus Kramat, Jakarta Pusat. Mgr Suharyo mengakui bahwa pembentukan komisi ini boleh dikata cukup terlambat. Pasalnya, masalah ketidakadilan sudah terjadi jauh sebelumnya. “Sejak saya masuk ke Jakarta pada 2009, saya merasakan bahwa kerasulan Gereja di bidang advokasi sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Maka, meski terkesan terlambat, Mgr Suharyo berharap, peluncuran KKP ini bukan merupakan upacara saja tetapi sungguh-sungguh menjadi sarana bagi Gereja KAJ untuk menyatakan niat mewartakan Kerajaan Allah dalam kondisi masyarakat paling riil. “Marilah kita mendoakan bersama-sama agar KKP bisa berjalan, sekurang-kurangnya menjadi perpanjangan tangan KAJ untuk ikut terlibat dalam membangun keadilan dan perdamaian,” ujar Mgr Suharyo.

Romo Agustinus Heri Wibowo didaulat menjadi ketua komisi baru ini. Komisi ini juga merupakan penegasan dari semangat Arah Dasar (Ardas) KAJ 2016-2020. Mengemban misi mengamalkan Pancasila dalam terang Kerahiman Allah, Gereja KAJ mau terlibat secara nyata dengan berada di tengah-tengah warga yang tersisih, miskin, dan menderita.

Empat Divisi
Secara struktural, KKP menjadi payung bagi empat divisi, yaitu Divisi Peduli Migran, Divisi Advokasi Hukum dan HAM, Divisi Keadilan dan Kesetaraan Gender, dan Divisi Lingkungan Hidup. Tiap divisi diisi para aktivis Katolik yang berkompeten. Dalam acara peluncuran,
masing-masing divisi mempublikasikan program kerja untuk diimplementasikan ke depan.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*