Artikel Terbaru

Semangat Sang Guru

Semangat Sang Guru
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Dalam lakon pewayangan, Begawan Abiyasa diceritakan sebagai seorang guru dan penasihat. Ia dikenal sebagai sosok yang pandai, cerdas, bijaksana, dan berwibawa. Ia kerap memberikan petunjuk, nasihat, atau arahan kepada para Pandawa. Ia juga memberi nasihat dan peringatan kepada para Kurawa mengenai sikap mereka yang kurang adil, kurang jujur, dan serakah.

Karater guru dalam tokoh Abiyasa bisa disepadankan dengan sosok Romo Franciscus Gregorius Josephus Van Lith SJ. Romo Van Lith merintis pendidikan guru di ladang misinya, Jawa. Sebagai seorang guru, ia memilih pendidikan
sebagai media untuk mengangkat martabat masyarakat pribumi.

Romo kelahiran Oirachot, Belanda, 17 Mei 1863 ini datang ke Jawa pada 1896. Ia mempelajari bahasa dan budaya Jawa selama sembilan tahun. Pada 1904, Romo Van Lith mendirikan sekolah untuk mendidik guru SD dengan sistem asrama. Sekolah itu berupa RC Kweekschool dan Normaalschool. Saat ini sekolah yang didirikan Romo Van Lith menjadi SMA Pangudi Luhur Van Lith.

Sistem pendidikan yang di usung Romo Van Lith adalah sistem konvic, memadukan budaya Jawa dengan sistem
pendidikan Barat. Ia mendirikan sekolah asrama dengan tujuan mencetak pribadi yang disiplin dan mandiri, namun
tetap menghidupi budaya, khususnya Jawa. Pada 23 September 2016, ia mendapat anugerah Satyalencana
Kebudayaan.

Semangat Romo Van Lith masih terus dihidupi hingga kini, melalui keberadaan SMA Pangudi Luhur Van Lith. Dalam sistem pendidikannya, sekolah ini mendidik anak-anak bangsa menjadi rasul awam yang bisa menjadi garam dan terang di tengah masyarakat. Semoga semangat Van Lith ini bisa terus dihidupi sehingga semakin banyak “Van Lith-Van Lith” yang memiliki karakter kuat dan peka terhadap keadaan sekitar.

Redaksi

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*