Artikel Terbaru

Beato Tommaso Acerbis (1563-1631): Rasul Kapusin Tanpa Stola

Beato Tommaso Acerbis (1563-1631)
[fratomaso.com]
Beato Tommaso Acerbis (1563-1631): Rasul Kapusin Tanpa Stola
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comIa tak pernah mengenyam pendidikan formal. Namun niatnya mewartakan Kristus tak henti bergelora. Niat itu terkabulkan, ia menjadi Rasul Kapusin, pembela ortodoksi Gereja.

Olera, sebuah desa di Bergamo, Italia adalah daerah terpencil. Alam Olera berupa lembah, dikelilingi pegunungan tinggi Noodler. Hanya terdapat satu jalan kecil memasuki desa tersebut. Itupun hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki sejauh 52 kilometer dari Bergamo.

Pada abad VI, perang saudara kian menjauhkan Olera dari kesan damai, bahkan menjadi daerah taklukan Roma. Masyarakatnya hidup miskin dan saling membunuh demi bertahan hidup.

Tapi kini, wajah seram Olera berubah elok. Masyarakat di sana mencari nafkah dengan beternak domba. Keakraban masyarakat Olera dengan alam asri menambah daya pikat para peziarah. Belum lagi jalan-jalan tertata rapi dengan cagar budaya Centro Storico, Kota Tua Abad Pertengahan. Jejak sejarah itu menambah decak kagum para peziarah.

Kecantikan Olera tak lepas dari sosok Beato Tommaso Acerbis, putra asli Olera, yang dibeatifikasi pada 21 September 2013 oleh Paus Fransiskus. “Olera kini berparas cantik nan asri. Tommaso mendandani dan memberi napas Olera,” tulis Pater Fernando da Riese OFMCap, Postulator Proses Penggelaran Kudus Bruder Tommaso saat berkunjung ke Olera pada 1962.

Anak Emas
Tak ada banyak catatan soal masa kecil Tommaso, kecuali seorang tuna aksara. Sejak kecil, ia tak mengenyam pendidikan formal. Bukan karena tidak pintar, tapi akses pendidikan tak tersedia. Sama seperti anak-anak Olera umumnya, demi bertahan hidup, mereka membantu orangtua bercocok tanam dan beternak, dengan menggembalakan domba.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*