Artikel Terbaru

Peziarah Membanjiri Vatikan

Peziarah mengantre masuk Pintu Suci di Basilika St Petrus.
[L’Osservatore Romano]
Peziarah Membanjiri Vatikan
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Hampir setiap hari, peziarah membanjiri Vatikan. Sejak Paus Fransiskus membuka Pintu Suci di Basilika St Petrus, antrean panjang peziarah mengular di Lapangan St Petrus. Setiap hari, panitia Tahun Kerahiman Allah di Vatikan menerima permintaan peziarah untuk berziarah di Vatikan. Pada Januari lalu, sudah ada lebih dari satu juta umat yang telah mendaftarkan diri berziarah ke Pintu Suci Basilika St Petrus. Empat puluh persen dari data itu, berasal dari luar Italia. Para peziarah ini berasal dari Bangladesh, Hong Kong, Korea, Kenya, Mozambik, El Salvador, Selandai Baru, Argentina, Meksiko, Rusia, Pantai Gading, Kuwait, Amerika Serikat, Albania, dan negara yang lain.

Untuk mengatur para peziarah yang membanjir di Vatikan, panitia membuat website yang memuat halaman pendaftaran peziarah; www.im.va. Website ini bisa diakses dalam bahasa Italia, Inggris, Perancis, Spanyol, serta yang lain. Para peziarah bisa secara individu ataupun kelompok. Setiap peziarah atau kelompok peziarah hanya dapat membuat permintaan satu kali perjalanan melalui Pintu Suci di Basilika St Petrus. Ada empat halaman pendaftaran yang mesti diisi oleh para peziarah. Dalam pendaftaran, para peziarah akan diminta mencantumkan jumlah orang yang akan berziarah, tanggal peziarahan, alat transportasi yang digunakan, serta rincian kegiatan yang akan diikuti.

Para peziarah bisa mendaftar untuk Mengikuti rangkaian kegiatan di Vatikan dalam rangka Tahun Kerahiman Allah, juga untuk mengikuti upacara-upacara liturgi yang dipimpin Paus Fransiskus.

Melalui pendaftaran yang sama, para peziarah juga bisa memesan untuk masuk Pintu Suci di Basilika St Petrus. Peziarah bisa memilih hari dengan waktu pagi antara pukul 07:00-13:00 atau sore pada pukul 13:30-17:00. Namun pada hari-hari tertentu, ziarah melalui Pintu Suci di Basilika St Petrus hanya untuk peziarah yang berpartisipasi dalam acara-acara yang telah dijadwalkan, seperti audiensi umum Rabu atau umat yang mengikuti upacara liturgi yang dipimpin Paus Fransiskus.

Y. Prayogo

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 22 Tahun 2016, Terbit pada Minggu: 29 Mei 2016

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*