Artikel Terbaru

Suami Suka Merokok di WC

[google image]
Suami Suka Merokok di WC
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comSalam kenal untuk pengasuh Rubrik Konsultasi Keluarga. Saya Jenifer dari Surabaya, telah menikah dua tahun dan mempunyai seorang bayi yang lucu. Akhir-akhir ini saya sedikit kesal dengan kelakuan suami. Ada aturan di rumah, kalau merokok harus di teras rumah atau di luar, bukan di dalam rumah. Namun suami saya punya kebiasaan jelek. Ia selalu merokok di WC. Kadang ia bisa berjam-jam di WC dan sangat menikmati. Saya sudah berapa kali menegurnya, tetapi sia-sia saja. Apa yang harus saya buat demi menjaga kesehatan keluarga kecil kami. Terima kasih.

Jenifer, Jakarta

Hallo Ibu Jenifer, betapa menyenangkannya mempunyai bayi lucu pada usia perkawinan dua tahun. Berkaitan dengan suami yang mempunyai kebiasaan jelek, yakni selalu merokok di WC, kita perlu mengetahui penyebab seseorang merokok sebelum mencari solusinya.

Seseorang merokok dapat disebabkan oleh banyak hal dan berbeda satu orang dengan orang lain. Akan tetapi, penyebab utama seseorang sulit lepas dari perilaku merokok dikarenakan dalam setiap rokok ada kandungan nikotinnya. Nikotin inilah yang menyebabkan seseorang mengalami ketergantungan sehingga sulit berhenti merokok. Yang lebih membahayakan lagi, seseorang mengalami ketergantungan tidak hanya karena nikotinnya, tetapi juga mental set yang diakibatkan. Berbagai percobaan di bidang kesehatan menunjukkan, saat tubuh kita sudah terbebas nikotin, kita masih bisa mengalami kecanduan karena ada hafalan-hafalan kenikmatan dalam sistem saraf yang menyebabkan kita ingin mengulang perbuatan tersebut.

Dengan pemahaman tersebut, kita bisa tahu bahwa sekali seseorang merokok, maka kemungkinan orang tersebut mengulangi merokok adalah 85 persen. Semakin sering dan semakin lama seseorang sudah merokok, jejak-jejak neurologis akan semakin kuat sehingga semakin sulit untuk melepaskan diri dari perilaku merokok.

Bagaimana cara membantu suami berhenti merokok? Pertama, adanya niat dari suami ibu untuk berhenti merokok. Kita tidak bisa membantu saat orang yang kita bantu tidak ada niat. Kedua, kalau suami memang mengatakan akan berhenti merokok, katakan padanya bahwa sebagai istri, Anda akan membantu. Ketiga, bantu suami untuk membuat perencanaan berhenti merokok, misal apa tujuan dari berhenti merokok (Contoh, demi kesehatan anak); kapan akan mulai berhenti; pada kejadian apa akan tidak merokok; kalau ada teman menawari merokok, apa yang harus dikatakan untuk menolak merokok. Keempat, bantu suami sibuk dengan hal-hal positif supaya pikirannya tidak ke arah merokok. Kelima, bantu suami menghindari hal-hal yang merupakan pemicu perilaku merokok. Nampaknya, yang menjadi pemicu perilaku merokok suami Ibu Jenifer adalah WC. Kita tidak bisa melarang seseorang ke WC. Yang bisa kita lakukan adalah membuat WC senyaman mungkin, misal ada TV, koran, dan wewangian yang membuat suami merasa sayang kalau WC bau asap rokok. Akan lebih baik kalau suami diajak untuk ikut membersihkan WC. Supaya suami tidak merokok di WC, ingatkan suami setiap kali ke WC tidak membawa rokok.

Cara lain adalah dengan membantu suami untuk lancar proses buang air besarnya. Seseorang setelah berhasil buang air besar biasanya tidak betah berlama-lama di WC.

Sebab seseorang yang akan berhenti merokok sering gagal sebelum memulai karena sudah risau dengan memikirkan bahwa dia tidak akan merokok sepanjang hidupnya. Hal ini bisa kita bantu dengan mengajak suami untuk memikirkan bahwa ia hanya akan berhenti merokok 10 menit ke depan (saat di WC); setelah berhasil 10 menit, ia diajak bahwa dia akan berhasil satu jam ke depan, setelah itu beberapa jam ke depan, dan seterusnya. Hadiahi suami dengan kecupan sayang atau hal lain yang ia sukai setiap tahap ia berhasil. Selamat berbahagia bersama keluarga.

Margaretha Sih Setija Utami

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 22 Tahun 2016, Terbit pada Minggu: 29 Mei 2016

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*