Artikel Terbaru

Leonardus Egidius Joosten OFMCap: Misionaris Penjaga Budaya Batak

Leonardus Egidius Joosten OFMCap: Misionaris Penjaga Budaya Batak
1 (20%) 1 vote

Setelah berdiskusi dengan Dewan Pastoral Paroki Kabanjahe, diputuskan Berastagi sebagai lokasi gereja tersebut. Bruder Anianus OFMCap didaulat sebagai arsitek. Mei 2001, peletakan batu pertama gereja inkulturasi ini digelar. Selang empat tahun, bangunan gereja telah berdiri kokoh.

Pastor Leo tak pernah berhenti. Tak jauh dari gereja, ia mendirikan Museum Batak Karo. Ketika proses pendirian museum sedang berlangsung, ia bertemu Lisa Tirto Utomo. “Bu Lisa menganjurkan, agar saya tidak hanya menjaga dan melestarikan benda-benda pusaka Batak Karo, tapi juga ikut memelihara rumah adat Batak Karo.”

Anjuran itu dituruti Pastor Leo. Dengan bantuan beberapa umat, Pastor Leo berhasil membeli rumah adat Karo yang memiliki empat tungku dari Desa Dokan, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Rumah adat Karo yang diberi nama Rumah Gugung bersama sebuah lumbung padi ditempatkan di kompleks gereja inkulturatif Batak Karo. Pada 9 Februari 2013, bangunan-bangunan ini diresmikan Dirjen Kebudayaan Berbasis Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Aman Shah dan diberkati Uskup Agung Medan Mgr Anicetus B. Sinaga OFMCap. “Bangunan-bangunan ini memiliki nilai religi, organisasi masyarakat, pengetahuan, ekonomi, peralatan, teknologi, bahasa, dan kesenian masyarakat Karo,” ujar Pastor Leo.

Upaya Pastor Leo melestarikan budaya ini selama puluhan tahun dilirik Yayasan Kebudayaan Rancage. Pada 22 Agustus tahun lalu, bertempat di Perpustakaan Ajip Rosidi, Bandung, Jawa Barat, Pastor Leo menerima penghargaan dalam bidang pengembangan sastra.

Leonardus Egidius Joosten OFMCap
TTL : Nuenen, Belanda, 9 September 1942
Kaul Kekal: 17 September 1967
Tahbisan : 28 Juni 1970

Karya buku:
– Samosir Selayang Pandang (1993)
– Kamus Batak Toba – Indonesia (2001)
– Kamus Indonesia – Karo (2007)
– Tali Pengukur Jatuh ke Tanah Permai (2008)
– Potret Sebuah Paroki: Pendirian, Pertambahan, dan Kehidupan Paroki Pangururan (2008)
– Silsilah Batak (proses terbit)
– Ensiklopedi Karo (proses terbit)

Penghargaan:
Hadiah Sastra Rancage dari Yayasan Kebudayaan Rancage (22 Agustus 2015)

Hendra Maringga

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*