Artikel Terbaru

Spirit Pendidikan Van Lith

Seleksi penerimaan murid baru SMA Van Lith Muntilan .
[NN/Dok. SMA Van Lith]
Spirit Pendidikan Van Lith
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comSMA Pangudi Luhur Van Lith Muntilan masih mempertahankan sekolah berasrama seperti cita-cita Romo Van Lith. Sekolah inilah yang terkait langsung dengan sosok Romo Van Lith.

Franciscus Georgius Josephus Van Lith lahir di Oirschot, sebuah kota kecil antara Tilburg dan Eindhoven, Propinsi Brabant, Belanda Selatan, pada 17 Mei 1863. Sejak kecil ia sudah akrab dengan nilai-nilai kekatolikan. Ibunya seorang penganut Katolik yang taat.

Kebanyakan anak-anak Brabant menanam cita-cita menjadi guru di sekolah atau menjadi imam. Demikian pula dengan Van Lith. Pada 18 September 1881, Van Lith masuk Novisiat Jesuit di Mariendaal, Grave, Brabant Utara. Formasinya berlanjut ke jenjang pendidikan Filsafat selama tiga tahun di Stonyhurst, Inggris.

Pada 8 September 1894, sesudah menjalani studi Teologi di Maastricht selama tiga tahun, Van Lith ditahbiskan menjadi imam. Sebagai seorang Jesuit muda yang cerdas, Romo Van Lith berangan-angan pergi ke tanah misi. Oktober 1896, ia menginjakkan kaki di Semarang. Ia pun mulai belajar budaya serta adat Jawa sebagai persiapan memulai karya misi di tengah-tengah orang Jawa. Meskipun penugasan ini sangat bertentangan dengan keinginannya, atas nama “ketaatan” ia melaksanakan dengan sepenuh hati.

Sekolah Van Lith
Menurut catatan sejarah, 1897 merupakan tahun penting dalam sejarah misi Katolik di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Kala itu, si imam muda bernama Van Lith datang dan menetap di Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. Ia mulai membimbing warga pribumi yang tertarik jadi Katolik. Proses pendampingan itu berbuah pada 14 Desember 1904. Romo Van Lith membaptis 171 warga pribumi dari daerah Kalibawang di Sendangsono, Kulon Progo. Lokasi pembaptisan itulah yang sekarang kita kenal sebagai Gua Maria Sendangsono.

Pada 1903, Romo Van Lith mulai membuka sekolah guru berasrama di Muntilan dengan nama Normaalschool. Setahun kemudian ia mendirikan Kweekschool. Kedua lembaga pendidikan ini didirikan untuk membuka akses pendidikan bagi warga pribumi.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*