Artikel Terbaru

St Albertus Agung

St Albertus Agung
1 (20%) 2 votes

HIDUPKATOLIK.com – Albertus anak seorang bangsawan di Jerman. Tak heran, jika ia dengan mudah mendapat akses pendidikan. Saat kuliah, ia tertarik menjadi seorang imam. Ia pun bergabung dengan Ordo Praedicatorium, Ordo Pengkhotbah atau Ordo Dominikan. Kecerdasan Albertus amat memukau. Selain seorang pewarta ulung, Albertus juga dikenal sebagai mahaguru. Albertus adalah guru dari St Thomas Aquinas, seorang Pujangga Gereja. Karya-karya Albertus tak hanya dalam bidang teologi, tetapi juga ilmu pengetahuan, seperti biologi, kimia, astronomi, geografi, dan matematika.

Meski memiliki kecerdasan lebih, tak membuat Albertus congkak. Kehidupan rohaninya berjalan beriringan dengan kehidupan intelektualnya. Hidup doa tak pernah ia tinggalkan. Sebagai seorang imam dan uskup, Albertus melayani umat dengan penuh kasih persaudaraan.

Albertus wafat pada 15 November 1280 di Jerman. Lebih dari 300 tahun kemudian, ia dibeatifikasi oleh Paus Gregorius XV. Tiga ratus tahun kemudian, ia bergelar santo, sekaligus mendapat gelar sebagai Doktor Gereja dari Paus Pius XI. Ia pun disebut St Albertus Agung dan diyakini sebagai pelindung para ilmuwan.

Berziarah bersama St Albertus Agung, berarti berjalan dalam dua keutamaan hidup; kesalehan hidup rohani dan kecerdasan intelektual. St Albertus Agung mewariskan cara hidup menggereja yang saleh, namun cerdas. Iman dan ilmu pengetahuan menjadi “senjata” untuk mewartakan Kabar Gembira.

Cara menggereja warisan St Albertus Agung tentu masih relevan untuk zaman sekarang; menjadi Gereja yang saleh dan yang cerdas. Menjadi bagian tubuh Gereja tak cukup hanya dengan kesalehan. Ia harus diperkaya dengan kecerdasan. Maka, kesalehan rohani mesti diperkaya dengan ilmu pengetahuan. Pun sebaliknya. Kekayaan ilmu pengetahuan mesti diterangi dengan iman. Dua sisi yang mesti berjalan beriringan.

Redaksi

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*