Artikel Terbaru

Asrama Putri St Angela Ruteng – Manggarai: Rumah Kedua Para Siswi

Putri-putri APSA bersama Sr. Poldensia Welu Likke OSU.
[NN/Dok.APSA]
Asrama Putri St Angela Ruteng – Manggarai: Rumah Kedua Para Siswi
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comKasih sayang itu gratis di Asrama Putri St Angela Ruteng. Gadis-gadis penghuni pun merasa seperti di rumah. Hasilnya mereka berkembang di bidang akademik, mental dan rohani sesuai visi Ursulin.

Di Asrama Putri St Angela (APSA), Ruteng, NTT malam yang hening adalah malam perjuangan. Gadis-gadis penghuni asrama hampir tak pernah melewatkan malam tanpa belajar. Bertempat di lantai II para siswi menahan dinginnya hawa kota Ruteng yang menembus dinding asrama. Mereka menggeluti buku-buku pelajaran dan tugas sekolah. Sesekali di sela keheningan ada percakapan singkat antara mereka yang mengerjakan tugas sekolah.

APSA berdiri pada 1983, asrama ini lahir dari refleksi para biarawati Ursulin yang menilai pentingnya asrama bagi siswi-siswi di Ruteng. Dalam jejak panjang perjalanannya, asrama St Angela ikut berkontribusi melahirkan siswi-siswi berprestasi.

Sr. Poldensia Welu Likke OSU, salah satu pengasuh APSA bercerita, banyak alumni APSA yang kini menjadi suster, guru, perawat bahkan dokter. “Kami tidak memiliki data yang lengkap tentang keberadaan mereka. Kami hanya berjumpa dan bertukar cerita bahwa mereka adalah alumni APSA,” ujar suster yang akrab disapa Sr Ensi ini.

Selain Sr Ensi, Sr. Yosevita Dalima Peto OSU atau akrab disapa Sr Yovi juga menjadi pembina APSA. Kedua suster ini dibantu oleh empat orang karyawan menjaga dan membimbing 133 putri-putri APSA.

Ala Biara
Cerita baik tentang APSA menarik minat orangtua siswi. Orangtua siswi menilai APSA memberikan jaminan bahwa putri-putri mereka akan terdidik dengan baik. Apalagi biaya untuk hidup di asrama sangat terjangkau. Putri-putri APSA umumnya berasal dari desa-desa se-Manggarai Raya. “Perkembangan zaman ini mencemaskan orangtua siswi. Mereka mengaku merasa nyaman jika anak-anak mereka tinggal di APSA,” ungkap suster yang berkaul kekal pada 14 Juni 2012 ini.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*