Artikel Terbaru

ET SD Kanisius Sengkan: Pendidikan Mental, Mendulang Juara

Para atlit cilik ETKS sedang berlatih. [Dok.Simon Sudarman]
ET SD Kanisius Sengkan: Pendidikan Mental, Mendulang Juara
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comSekolah tidak hanya mendidik siswa secara akademik. Yang lebih penting adalah menyemai nilai dan membentuk mental serta karakter siswa.

Dari balik jendela sekolah, Olivia Dewi Maharani mengamati siswa-siswinya bermain di halaman Sekolah Dasar (SD) Kanisius Sengkan, Sleman, DI Yogyakarta. Mereka memanfaatkan waktu istirahat untuk bersenda gurau sebelum bel masuk kelas berbunyi lagi. Pemandangan lazim itu menggerakkan Via, demikian ia disapa, untuk mendirikan ekstrakurikuler Taekwondo. Via adalah guru di SD itu.

Sejak mahasiswa, Via sudah menggeluti olahraga asal Korea Selatan itu. “Jam istirahat, anak-anak bermain dan berlari-lari. Sayang kalau energi hanya terbuang sia-sia,” ujarnya. Sampai akhirnya pada 2007, niat guru berusia 28 tahun itu tercapai.

Dengan dukungan pihak sekolah, dibentuk kegiatan ekstrakurikuler taekwondo SD Kanisius Sengkan (ETKS). Tujuannya, mewadahi kreatifitas, semangat dan energi anak-anak Kanisius. Tak disangka, anak-anak bersemangat mendaftar. Semangat yang menggebu itu memperanakkan medali emas dan perak kala mengikuti kejuaraan tingkat Kabupaten Sleman, Yogyakarta. “Baru setahun, tetapi bisa merebut prestasi. Hal ini membuat anak-anak semakin bersemangat,” kata alumni Universitas Sanata Dharma ini.

Sri Martini, Kepala Sekolah SD Kanisius Sengkan mendukung penuh ekstrakurikuler taekwondo ini. “Kalau sekarang mampu berhasil menyabet berbagai kejuaraan, ini layak untuk disyukuri dan dibanggakan. Olahraga ini juga mampu menumbuhkan jiwa dan semangat ksatria, sportivitas dan mental baja,” jelas guru yang dipanggil Sri ini.

Gelora Taekwondo
Setahun berselang, ETKS langsung mengikuti kejuaraan di tingkat kabupaten. Dalam partisipasi perdana ajang kejuaraan itu, anak-anak Kanisius berhasil menyabet dua medali, satu emas dan satu perak.

Dari kejuaraan tingkat kabupaten, mereka kemudian meluaskan jangkauannya, ke tingkat provinsi, nasional, hingga kejuaraan internasional. Setiap kejuaraan selalu berhasil mendapatkan medali. Tak urung, kini ada puluhan medali yang berhasil dipajang di etalase sekolah.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*