Artikel Terbaru

Maria Regina Lanneke Alexander: Terima Kasih, Anthony

Maria Regina Lanneke Alexander: Terima Kasih, Anthony
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comBanyak berkat yang ia dan suami petik selama bersama dengan putra sulung mereka. Berada di tengah anak-anak berkebutuhan khusus, ia merasa buah hatinya hadir di sana.

Tak ada kata yang sanggup melukiskan sukacita yang dialami pasangan suami istri F.X. Teddy Selamat dan Maria Regina Lanneke Alexander. Lanneke dinyatakan hamil oleh dokter. Pasangan yang menikah di Gereja Bunda Hati Kudus Kemakmuran, Jakarta Pusat, pada 1991 ini begitu bahagia.

Kata orang, anak selalu membawa berkat. Hal itu juga diamini Lanneke dan Teddy. Hubungan mereka kian dekat dan betah bersama di rumah, karena anak. Sekalipun anak dalam kondisi tak berdaya, Tuhan tak pernah memalingkan wajah-Nya. Justru dalam ketidakberdayaan itulah, kuasa Tuhan kian sempurna.

Ingin Menangis
Dua bulan usia kandungan, Lanneke tak merasakan keluhan apapun. Namun pada suatu hari memasuki bulan ketiga, Lanneke harus dilarikan ke rumah sakit. Ia mengalami pendarahan. Kejadian itu sontak menyapu sukacita di wajah pasangan muda itu. Mereka panik. Mereka berharap tak terjadi sesuatu dengan sang janin.

Empat hari terbaring di rumah sakit, kandungan Lanneke hanya di USG. Dokter hanya sekali singgah, setelah itu tak ada lagi yang memantau kondisi Lanneke. Teddy bertanya kepada dokter yang menangani istrinya. Dokter mengatakan, perawat sudah diminta untuk memberi obat kepada sang istri melalui injeksi.

Teddy lalu mendatangi perawat. Ia menyampaikan persis yang dikatakan dokter. “Obat habis dan dalam pemesanan,” kata Lanneke mengutip jawaban perawat, yang ia dengar dari suaminya. “Tidak apa-apa jika obat habis. Asalkan saya tidak apaapa,” ungkap Lanneke kepada suaminya.

Dokter menyatakan Lanneke dan janinnya dalam keadaan baik. Namun keadaan berubah dua minggu sebelum melahirkan. Kata dokter, posisi bayi dalam kandungan Lanneke sungsang. Dokter pun mengambil tindakan, persalinan harus dilakukan dengan operasi.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*