Artikel Terbaru

Santo Mikael: Panglima Tentara Surgawi

Sumber: Katakombe.Net
Santo Mikael: Panglima Tentara Surgawi
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Lantunan lagu ”Santo Mikael Pelindung” selalu dinyanyikan dengan penuh semangat saat Ekaristi pada Sabtu dan Minggu kedua setiap bulan di Paroki Gombong, Keuskupan Purwokerto. Dengan cara inilah umat selalu diingatkan akan keteladanan santo pelindung paroki. Umat bermadah memuji keagungan Santo Mikael sebagai bala tentara surgawi yang melindungi Paroki Gombong dari segala kuasa dosa.

Beginilah Hymne Paroki Santo Mikael Gombong: ”St Mikael panglima bala tentara surgawi. Pelindung gereja kudus, pengawal Paroki Gombong. St Mikael malaikat pemimpin penjaga surga. Penumpas kuasa dosa terhadap surga mulia. Dampingi kami berkarya mewujudkan persatuan. Lindungi dalam bahaya kuat dalam perjuangan. Agar kelak kan tercapai cita kemenangan jaya.”

Aktivis Paroki Gombong, Agustinus Suripto (63), menceritakan proses awal terciptanya lagu ini. Suatu kali diadakan lomba koor dalam rangka pesta pelindung. Supaya netral, didatangkan tim juri dari Jakarta yang berasal dari anggota koor ”Folk Populi”. Salah seorang juri, Ignas Budi, menciptakan lagu ini.

Jejak rohani
Pastor Rekan Paroki Santo Gombong, F.X. Yitno Puspohandoyo Pr (68), menuturkan bahwa dalam rangka pesta pelindung biasa dilakukan kegiatan khusus. Sejak 2007 selalu diadakan ”jejak rohani”. Acaranya dikemas secara menarik. Seperti halnya mencari jejak dalam kegiatan Pramuka, peserta yang berasal dari tiap-tiap lingkungan melakukan sebuah penjelajahan rohani. Di setiap pos, para peserta diberi pertanyaan tentang Kitab Suci, hirarki Gereja (nama uskup, pastor paroki, dan ketua kring), dan katekismus di seputar sakramen.

Paroki Gombong memiliki dua patung dan sebuah lukisan Santo Mikael. Patung pertama terletak di depan pastoran. Patung bercat putih ini berupa sosok malaikat bersayap yang sedang menghunus pedang dan memegang timbangan. St Mikael digambarkan sedang memegang timbangan keadilan yang melambangkan pengadilan terakhir.

Sedangkan patung kedua terletak di dalam gereja. Patung Santo Mikael berpakaian baju zirah merah sedang menghunus pedang dan menginjak kepala makhluk berwarna hijau. Patung ini dibeli di toko benda-benda rohani Darma Karya Sangkal Putung, Klaten. Seorang penyumbang dari Jakarta membeli patung ini pada akhir masa penggembalaan Pastor Michael Sheko Swandi Pr di paroki ini, pada 2007.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*