Artikel Terbaru

Mantan Postulan Ingin Menjadi Imam Lagi

Sumber ilustrasi: [anunnaturallife.blogspot.com]
Mantan Postulan Ingin Menjadi Imam Lagi
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comSaya pernah menjadi postulan sebuah tarekat, tetapi kemudian keluar. Setelah keluar, saya sudah pernah melakukan hubungan seks di luar nikah dan kekasih saya sempat hamil tetapi kemudian keguguran. Sekarang kami sudah putus. Sebelum itu, saya juga pernah melakukan hubungan seks dengan gadis lain. Selain itu, saya juga mempunyai tatto di punggung saya. Apakah menurut hukum Gereja masih terbuka kemungkinan bagi saya untuk menjadi imam?

Rizky Dahniar, [email protected]

Menjadi imam adalah sebuah panggilan yang berasal dari Tuhan yang ditanggapi dengan kesediaan untuk mengikuti Yesus Kristus Sang Imam sejati. Menjadi imam bukanlah soal status atau jabatan atau pekerjaan. Panggilan Tuhan dinyatakan dalam kemampuan-kemampuan yang dimiliki calon.

Kemampuan itu biasanya dinyatakan dalam bahasa Latin dengan 3 S, yaitu scientia(kemampuan intelektual), sanitas (kesehatan jasmani), sanctitas (kesucian). Termasuk dalam kesucian ini ialah kemampuan seorang calon untuk hidup selibat (tidak menikah) sebagai ungkapan penyerahan diri total kepada Tuhan. Sampai sekarang Gereja Katolik Roma mensyaratkan selibat untuk para imam.

Sharing singkatmu menunjukkan bahwa kamu mempunyai banyak tantangan dalam hidup selibat. Kegagalan insidentil tentu bukanlah penghalang untuk panggilan imamat. Tetapi, kalau hubungan seks menjadi suatu kebiasaan, bahkan kebutuhan tetap, maka perlu dipertanyakan apakah kamu mempunyai kemampuan untuk hidup selibat. Tentu juga perlu dipertimbangkan persyaratan lainnya. Tatto bukanlah halangan untuk menjadi imam.

Dr Petrus Maria Handoko CM

Sumber artikel dari Majalah HIDUP Edisi No. 4 Tanggal 22 Januari 2012

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*