Artikel Terbaru

Penjaga Perdamaian

Penjaga Perdamaian
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Menyimak hasil wawancara HIDUP dengan Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Mgr Antonio Guido Filipazzi dalam Sajian Utama edisi ini, sebagai umat Katolik Indonesia kita patut berbangga. Lewat Mgr Filipazzi, Paus Fransiskus menyampaikan kesannya terhadap Indonesia yang dinilai sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia namun umat agama lain bisa hidup berdampingan dengan damai.

Kita sadar, keadaan Indonesia bisa dikatakan lebih damai jika dibandingkan dengan beberapa negara di Timur Tengah yang kini dilanda perang. Akibat perang itu, banyak orang tak berdaya mengungsi dan menciptakan masalah baru.

Sebagai negara Muslim terbesar, Indonesia sebenarnya memiliki kekuatan untuk menjadi penjaga perdamaian di tengah berbagai konflik tersebut. Namun sebelum bergerak, kita sendiri harus menata diri, bersatu-padu, dan menjaga kerukunan agar suasana kondusif tercipta sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan bisa memperkuat negara kita.

Untuk mencapai cita-cita itu, Gereja Indonesia bisa berperan menjaga perdamaian dan mempererat persaudaraan dengan menggelar berbagai kegiatan bersama kelompok agama lain baik di tingkat keuskupan maupun lingkungan.

Anjuran ini juga digaungkan dalam Nostra Aetate (NA): “Kita tidak dapat menyerukan nama Allah Bapa semua orang, bila terhadap orang-orang tertentu, yang diciptakan menurut citra-kesamaan Allah, kita tidak mau bersikap sebagai saudara. Hubungan manusia dengan Allah Bapa dan hubungannya dengan sesama manusia saudaranya begitu erat, sehingga Alkitab berkata: “Barang siapa tidak mencintai, ia tidak mengenal Allah” (1 Yoh 4:8) (NA Art. 5). Dengan cita-cita para Bapa Konsili ini, marilah kita bergerak menjaga persaudaraan dan perdamaian di Indonesia, agar bangsa kita bisa lebih berperan dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Redaksi

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 16 Tanggal 17 April 2016

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*