Artikel Terbaru

Utusan Bapa Suci di Medan Merdeka Timur

Kedutaan Besar Takhta Suci Vatikan tampak dari depan.
[HIDUP/Christophorus Marimin]
Utusan Bapa Suci di Medan Merdeka Timur
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comSebuah bangunan berdiri tegak di tepi Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat. Dari tempat inilah hubungan Vatikan-Indonesia dijalin.

Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, ramai lalu lalang kendaraan bermotor setiap hari. Deru mesin meraung-raung beriringan dengan klakson kendaraan yang terkadang memekakkan gendang telinga. Hampir saban hari, ruas jalan ini macet. Tapi, udara segar sejenak bisa dinikmati di halaman sebuah gedung di Jalan Medan Merdeka Timur No. 18 Jakarta Pusat. Taman di depan dan di belakang gedung itu bak oase di tengah kota metropolitan.

Ya, inilah kediaman dan kantor Nunsius Apostolik untuk Indonesia Mgr Antonio Guido Filipazzi. Bangunan yang sehari-hari tampak sepi itu menjadi jalur penghubung diplomatik dua negara; Indonesia dan Vatikan.

Pemandangan hijau yang memanjakan mata dijumpai sesaat memasuki pintu gerbang Kedutaan Besar Takhta Suci Vatikan. Halaman yang berada di balik tembok itu ditumbuhi aneka tanaman. Gedung Kedutaan Besar Vatikan ini terdiri atas empat lantai. Setiap lantai memiliki fungsi yang berbeda.

Lantai pertama atau bagian basement difungsikan sebagai lahan parkir. Semua tamu kedutaan akan memarkir kendaraan di tempat ini. Lantai kedua digunakan untuk penyambutan tamu yang berkunjung ke kedutaan. Selain itu, di lantai ini juga terdapat kapel. Di kapel ini umat bisa mengikuti perayaan Ekaristi setiap hari pada pukul 07.00 WIB. Sementara pada hari Minggu, perayaan Ekaristi berlangsung mulai pukul 09.00 WIB. Setiap minggu pertama dalam bulan ada penambahan jadwal perayaan Ekaristi, yakni pada pukul 11.00 WIB. Perayaan Ekaristi ini menggunakan bahasa Latin. Jadi, pada Minggu pertama setiap bulan, kapel di Kedutaan Besar Takhta Suci Vatikan menggelar dua kali perayaan Ekaristi.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*