Artikel Terbaru

Karismatik

Karismatik
2 (40%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.com – Doa cara malaikat. Sebagian orang muda Katolik sangat menyukai cara berdoa yang jauh dari suasana tenang dan hening ini. Mereka berdoa dan bernyanyi dengan lepas, mengangkat kedua tangan, dalam ekspresi suka cita, kadang sampai meratap. Berisik. Menggebu. Toh, mereka senang karena tetap memuji Tuhan. Seperti itulah cara Kelompok atau Gerakan Karismatik Katolik memuji Tuhan. Banyak orang muda bergabung ke kelompok-kelompok ini. Di situ mereka menikmati suasana lain dari cara doa konvensional Katolik yang terstruktur, hening dan agung.

Gerakan doa ini pertama kali muncul di kalangan orang muda juga. Kisahnya, sekelompok mahasiswa dari Universitas Dequesne, Amerika Serikat sedang retret di sebuah tempat di kota Pittsburgh. Mereka mengalami peristiwa yang kemudian mereka sebut sebagai “Pencurahan Roh Kudus”. Mereka yang mengalami pencurahan Roh Kudus ini mulai merasakan hubungan yang lebih intim dengan Tuhan Yesus.

Paus Yohanes Paulus II ketika berjumpa dengan para pimpinan Pembaharuan Karismatik Katolik dari seluruh dunia pada 11 Desember 1979 mengungkapkan bahwa gerakan ini adalah tanda karya Roh Kudus. Penegasan Paus JP II ini kian memantapkan gerak langkah kelompok ini. Di Indonesia, gerakan karismatik justru mulai muncul di Malang, Jawa Timur pada 1975. Tahun berikutnya, gerakan ini sudah menyebar ke Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia.

Hampir 40 tahun berjalan di Indonesia Karismatik Katolik semakin eksis. Hampir semua keuskupan di Indonesia mempunyai Badan Pembaharuan Karismatik. Puluhan ribu alumni Sekolah Evangelisasi Pribadi (SEP) dan Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP) mengalami perubahan hidup rohani yang luar biasa. Seorang umat di lingkungan yang dulunya pasif, setelah lulus KEP menjadi umat paling aktif. Mereka melayani hampir semua lini urusan umat.

Karismatik, tetaplah menjadi Katolik dengan menyembah Tuhan Yesus, menghormati Bunda Maria dan bangga mempunyai hirarki.

Redaksi

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 14 Tanggal 3 April 2016

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*