Artikel Terbaru

Pornografi dan Seksualitas

[uk.askmen.com]
Pornografi dan Seksualitas
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com Pengasuh yang baik, saya seorang mahasiswa baru di sebuah universitas di Semarang, Jawa Tengah. Dalam pergaulan dengan teman-teman, saya melihat banyak teman sering melihat film porno. Terkadang saya juga ikut-ikutan. Saya mau tanya, berdosakah seorang remaja menonton film porno?

Danny, Semarang

Danny yang baik, dalam usiamu saat ini wajar saja jika kamu ingin mengetahui banyak hal. Kamu sedang berada dalam masa mengenal diri dan mencari jati diri, termasuk juga di dalamnya hal-hal yang bersangkut paut dengan seksualitasmu. Mengapa seksualitas itu begitu menarik bagimu? Karena seksualitas itu baik dan indah. Siapa yang tidak tertarik pada sesuatu yang baik dan indah. Ketertarikan teman-teman dan dirimu pada seksualitas adalah sesuatu yang wajar.

Permasalahannya, dari mana sumber pengetahuan tentang seksualitas itu didapatkan. Dunia dengan jejaring internet menyediakan ribuan, bahkan jutaan sumber pengetahuan tentang seksualitas. Banyak yang baik dan bermutu, tapi yang buruk dan tak bermoral juga berlimpah ruah, termasuk di dalamnya pornografi. Hal itu jelas merupakan sumber pengetahuan yang amat salah tentang seksualitas.

Tentu kamu bertanya dengan kritis. Mengapa pornografi salah? Di sana-sini kita sudah mendengar, pornografi itu salah dan tak bermoral, bahkan dikatakan bejat. Kamu seolah-olah dihadapkan pada sesuatu yang hitam-putih, benar-salah, begitu saja, tanpa ada penjelasan yang memadai.

Pornografi, dari akar katanya berarti ”perbuatan seksual yang salah” (porneia) dan ”gambar/tulisan” (graphe). Jadi, pornografi adalah ”penyajian perbuatan seksual yang salah dalam bentuk gambar atau tulisan”. Mengapa yang disajikan salah? Bukankah dalam buku-buku atau film-film biologi juga disajikan hal yang sama?

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*