Artikel Terbaru

Papa Meninggalkan Mama

[femamom.com]
Papa Meninggalkan Mama
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comRomo yang baik, saya seorang siswi kelas II SMA. Saya merasa minder di sekolah karena orangtua saya baru saja memutuskan untuk cerai, beberapa bulan lalu. Papa pergi meninggalkan mama. Teman-teman saya sering bertanya soal keadaan orangtua saya, dan saya selalu merasa terpojok dengan pertanyaan-pertanyaan itu. Mohon bimbingan!
Desy, Jakarta

Desy yang terkasih, saya harap engkau dalam keadaan baik. Saya sangat memahami perasaanmu itu, karena engkau sedang kehilangan salah seorang pribadi yang kau kasihi dalam keluargamu, yakni ayahmu. Perceraian memang bukan suatu perkara yang mudah. Menurut sharing dari rekan-rekanmu yang mengalami hal yang sama, perceraian berdampak menyakitkan bagi anggota keluarga dan masyarakat. Mereka mengalami suatu pengalaman yang pahit, kehilangan salah satu pilar penting dalam keluarga.

Michael Gurian, pengarang buku A Fine Young Man menelaah bahwa anak dalam pertumbuhannya membutuhkan kedua orangtua. Anak perempuan lebih membutuhkan ayah pada usia awalnya, dan kemudian lebih membutuhkan ibu pada masa remajanya. Anak lelaki lebih membutuhkan ibu pada usia awalnya, dan kemudian lebih membutuhkan ayah pada masa remajanya. Nah, dari sini kita dapat melihat peran penting kehadiran orangtua dan keutuhan dalam keluarga.

Itulah sebabnya, Desy, Gereja sangat melindungi perkawinan dengan prinsip monogami, tak terceraikan, dan untuk seumur hidup. Engkau dapat belajar banyak dari kesulitan yang engkau hadapi. Belajar apa? Belajar dari pengalaman pahit orangtuamu. Engkau mesti berani mengakui bahwa pengalaman ini menyakitkan. Itu tidak apaapa. Dengan demikian, engkau belajar menerima keadaan yang engkau alami ini.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*