Artikel Terbaru

Lorong Dolorosa

Lorong Dolorosa
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Kita sering membayangkan bahwa rute jalan salib Yesus seperti digambarkan di gereja atau berbagai tempat ziarah. Melingkari punggung bukit, jalan berbatu, sepi, jauh dari penduduk. Kita pun diharapkan bisa khusyuk berdoa.

Setelah mengikuti ibadat jalan salib di Via Dolorosa atau “jalan penderitaan”, kita baru disadarkan bahwa jalan salib yang dilakukan Yesus sungguh di tengah permukiman dan pasar. Situs ziarah jalan salib di kota tua Yerusalem itu dimulai dari Antonia atau Gereja Ecce Homo, tempat Yesus dijatuhi hukuman mati dan mulai memanggul salib, menuju puncak Golgota yang kini berupa Basilika Makam Suci (Holy Sepulchre).

Jalan Salib Yesus itu kini berupa paving blok atau beton. Via Dolorosa itu kini lebih tepat disebut lorong kecil dengan rumah, toko, tembok, kapel di kiri-kanannya. Di beberapa tempat ada anak tangga, sehingga jalan itu tak bisa dilalui kendaraan. Di sana-sini ada gang menuju tempat permukiman padat, yang melintasi Via Dolorosa. Kini, kita bisa saksikan di setiap mulut gang dijaga 3-5 aparat keamanan Israel.

Via Dolorosa bukan jalan sepi di punggung bukit yang sejuk. Via Dolorosa adalah jalan di tengah permukiman, pasar, atau tempat masyarakat berkumpul lainnya. Karena itu, ketika Yesus memanggul salib menuju puncak bukit Kalvari di luar kota Yerusalem, Ia menjadi tontonan orang banyak. Ada yang mengelu-elukan, ada yang mengejek, ada yang kasihan, ada pula yang menolong seperti Simon Kirene dan Veronika. Boleh dibilang, penderitaan Yesus tak lepas dari konteksnya yakni masyarakat ketika itu.

Kita juga dalam peziarahan menuju puncak kehidupan. Seperti Yesus, jalan salib kita tak lepas dari orang dan lingkungan sekitar kita. Kita memanggul salib, ditonton, diolok, atau dipuji oleh masyarakat sekitar kita.

Kita memanggul salib kita menuju “Golgota” di tengah masyarakat.

Redaksi

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 13 Tanggal 27 Maret 2016

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*