Artikel Terbaru

Tubuh Yesus Sesudah Bangkit

Tubuh Yesus Sesudah Bangkit
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comSesudah bangkit, Yesus minta “sepotong ikan goreng” dan memakannya (Luk 24:41-43). Apakah badan Yesus sesudah bangkit masih bisa makan makanan duniawi? Apakah badan Yesus sama dengan badan Lazarus yang dibangkitkan?

Heriberta Subiyanti, Kediri

Pertama, ungkapan penginjil Lukas harus dimaknai secara hati-hati dengan mengerti terlebih dahulu latar belakang penulisan. Pada waktu itu ada kecenderungan kuat aliran bidaah Doketisme yang mengatakan bahwa badan Yesus hanyalah pura-pura atau tampak saja seperti badan. Artinya, badan Yesus yang bangkit itu bukanlah badan yang sesungguhnya. Penginjil Lukas hendak melawan pandangan tersebut dengan menekankan badan Yesus itu adalah badan yang sungguh. Ungkapan meminta “sepotong ikan goreng” (Luk 24:41-43) hendak menekankan kesungguhan sifat badan itu. Penginjil yang lain menekankan kesungguhan badan Yesus yang bangkit dengan mengatakan bahwa Tuhan yang bangkit itu bisa dilihat, didengar, diraba dan dipeluk (Mat 28:9-10; Luk 24:39-40; Yoh 20:27). Magdalena mengenali Yesus ketika Yesus memanggil dia dengan namanya (Yoh 20:16).

Kedua, badan Yesus yang dibangkitkan itu tidak lagi termasuk dalam tatanan dunia ini. Badan yang dibangkitkan itu bukanlah badan yang fana yang dihidupkan kembali (re-animasi). Jadi, badan Yesus yang bangkit itu tidak sama dengan badan Lazarus atau putri Jairus yang dibangkitkan.

Badan Yesus ini sudah tidak dibatasi ruang dan waktu serta bisa menembus dinding ruangan meskipun semua pintu terkunci (bdk. Yoh 20:19.26). Ungkapan ini mau menekankan sifat rohani badan Yesus yang dimuliakan tersebut. Sifat rohani badan Yesus yang demikian itu mengatasi kemampuan manusia biasa untuk mencerap. Itulah sebab kedua murid yang pergi ke Emmaus tidak bisa segera mengenali Dia (Lk 24:13-35). Demikian pula terjadi kepada para murid yang lain (Lk 24:36-49). Sifat rohani yang berbeda dari dan mengatasi dunia fisik ini dinyatakan dengan pernyataan Lukas bahwa mereka “menyangka bahwa mereka melihat hantu” (Lk 24:37). Di Laut Tiberias, dari antara tujuh orang yang berada di perahu, hanya “murid yang dikasihi Yesus” (Yoh 21:7) yang mengenali Yesus.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*