Artikel Terbaru

Thomas Aquinas: Pujangga Gereja dan Pelindung dari Bahaya Badai

Penampakan Yesus pada Santo Thomas Aquinas. [NN]
Thomas Aquinas: Pujangga Gereja dan Pelindung dari Bahaya Badai
1 (20%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.com – Yesus pernah menampakkan diri kepada Santo Thomas Aquinas. Ia berkata, “Thomas, kau menulis sangat baik mengenai sakramen tubuh-Ku.” Thomas tak sadarkan diri. Jiwanya penuh kesukaan dan melayang di udara 18 inci dari lantai.

Thomas Aquinas melihat dengan mata imannya betapa Tuhan telah memberikan anugerah yang begitu besar kepada manusia melalui Yesus Putra-Nya yang menjadi gizi rohani bagi kehidupan manusia.

Thomas Aquinas mengungkapkan, “Kita adalah orang berdosa yang tidak layak menerima Tubuh dan Darah Kristus. Namun, Tuhan memberikan kepada kita anugerah kehidupan, yaitu Yesus sebagai Penebus Dosa.”

Saat Yesus menampakkan diri-Nya, Thomas Aquinas menanggapinya, “Tidak lain hanyalah diri-Mu.”

Salah satu ajaran Thomas Aquinas adalah mencari kebenaran dalam belas kasihan. Ia berkata, “Engkau tidak pernah ingin melihat inti permasalahan. Kadang-kadang karena alasan sopan santun. Namun, sering kali karena takut menyakiti dirimu sendiri. Di saat lain, engkau takut menyakiti orang lain. Dengan rasa takut menggali kebenaran, engkau tidak akan pernah menjadi orang yang bijaksana. Jangan takut akan kebenaran walaupun kebenaran itu membawa kematian bagimu.”

Sepanjang hidupnya, Thomas Aquinas selalu ingin mempersembahkan seluruh karunia hidupnya kepada Yesus dan Gereja.

Semangat inilah yang menjiwai warga Lingkungan Santo Thomas Aquino 6 Paroki Santa Klara Bekasi, Jawa Barat, hingga memilih Thomas Aquinas sebagai santo pelindung. Ignatius Supriyono, Ketua Lingkungan Thomas Aquino 6 mengemukakan, “Berbekal semangat Santo Thomas, kami berniat membangun Gereja di lingkungan kami. Gereja adalah kumpulan umat beriman yang percaya pada Kristus Yesus. Karena kami percaya, lingkungan merupakan tiang penyangga paroki yang harus dibentuk kokoh dan solid, baik secara iman maupun dalam pelayanan.”

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*