Artikel Terbaru

Kecenderungan Homoseksual

[projecttargeted.tumblr.com]
Kecenderungan Homoseksual
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comApakah seseorang pria yang mempunyai kecenderungan seksual terhadap jenis yang sama (homoseksual), diperbolehkan menjadi imam? Jika tidak diperkenankan, apa dasar larangan itu? Mohon maaf atas pertanyaan saya.

Cicilia, Malang

Pertama, Gereja membedakan antara perbuatan homoseksual dan kecenderungan homoseksual (homo dan lesbi). Sesuai ajaran Kitab Suci, perbuatan homoseksual dipandang sebagai dosa yang berat. Secara ajeg, tradisi memandang perbuatan homoseksual sebagai tindakan amoral dan berlawanan dengan hukum alam. Perbuatan homoseksual tidak pernah akan disetujui.

Sedangkan kecenderungan homoseksual, yang ditemukan di antara pria dan wanita, juga secara objektif dipandang sebagai ketidakteraturan (disorder) dalam diri manusia. Bagi yang bersangkutan, kecenderungan ini juga adalah percobaan yang perlu dilawan dengan gigih, bukannya dituruti begitu saja. Gereja sangat menghargai orang-orang yang mengalami hal ini dan bersedia untuk membantu mengatasi kecenderungan ini. Karena itu, dalam pergulatan ini, Gereja juga mengingatkan kepada mereka akan panggilan untuk memenuhi kehendak Allah dan untuk menyatukan diri dengan korban salib Tuhan (Bdk KGK 2358).

Kedua, melalui Sakramen Tahbisan Imamat, seseorang diserupakan dengan Yesus Kristus secara khusus dan baru. Seorang imam menghadirkan Kristus secara sakramental sebagai Kepala, Gembala, dan Mempelai Gereja. Karena diserupakan dengan Kristus, seluruh hidup pelayan suci ini diresapi dan digerakkan oleh pemberian seluruh dirinya dan oleh cinta kasih pastoral. Dalam relasinya dengan umat, pria dan wanita, seorang imam mengembangkan rasa kebapaannya kepada komunitas Gereja yang dipercayakan kepadanya. Inilah jatidiri dan pelayanan imam.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*