Artikel Terbaru

Anulasi Pernikahan

[ehow.com]
Anulasi Pernikahan
1 (20%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.comRomo Alex Erwin Santoso MSF, saya duda beragama Katolik, memiliki seorang putri. Mantan istri saya sudah menikah lagi namun secara Islam, dan memiliki dua anak pada 2001 lalu. Saya ingin bertanya bolehkah saya menikah secara Protestan? Terima kasih Romo. Mohon pencerahan.

Yuwono, Malang

Bapak Yuwono yang terkasih, kesempatan me nikah bagi orang Katolik adalah suatu rahmat sakra menyang bagi kita adalah suci dan menampakkan kekudusan Allah. Melalui sakramen, orang menampakkan kehadiran Allah secara nyata dalam hidupnya sehari-hari. Itulah makna terdalam sakramen pernikahan.

Kekudusan sakramen membuat setiap orang Katolik yang menikah dengan pasangan Katolik memanggul tanggung jawab menampakkan Kristus melalui kehidupan perkawinannya yang tak terceraikan. Bagi dunia pada umumnya, hal
ini menantang/sulit, khususnya bila tragedi atau masalah berat melanda rumah tangga. Kesaksian itu tampak terutama dalam mewartakan ketangguhan dalam membina dan mempertahankan kehidupan yang tidak selalu mudah.

Perkawinan sakramen memang tidak mengizinkan orang untuk menikah lagi, kecuali kematian, kecuali jika ada alasan mendasar yang menyangkut hal kodrati (lihat bahasan mengenai halanganhalangan nikah pada majalah HIDUP terdahulu) yang membuat perjanjian nikah menjadi batal. Pembatalan nikah ini disebut anulasi, dan hanya diberikan untuk halangan nikah yang bersifat tetap dan menggagalkan janji pernikahan, misalnya “impotensi tetap” sejak sebelum nikah dan/atau pernah menikah.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*