Artikel Terbaru

Mengasihi Musuh

[ehow.com]
Mengasihi Musuh
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comSeorang teman menyakiti hati saya dan saya sudah lama tidak bisa memaafkan. Karena itu saya bertanya-tanya, bagaimana mungkin bisa memenuhi perintah Yesus: “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Mat 5:44) Apakah mungkin mengasihi musuh kita? Mohon penjelasan.

Dyah Mercy,
Tuban

Pertama,
perintah Yesus untuk mengasihi musuh kita itu memang tidak mudah dimengerti kalau kita tidak tahu ungkapan bahasa Yunani yang digunakan. Kata kunci yang perlu dimengerti dengan baik ialah kata “kasih”. Seperti kita ketahui, Kitab Suci Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani. Dalam bahasa Yunani ada empat kata yang digunakan untuk mengungkapkan kata cinta atau kasih, yaitu erao, stergo, fileo dan agapao. Mari pertama-tama kita mendalami arti keempat kata ini. Terjemahan bahasa Indonesia dari keempat kata ini juga sulit menunjukkan perbedaan ini, sehingga keempat kata itu diterjemahkan dengan kasih atau cinta.

Kata erao (dari sini muncul kata eros dan kemudian erotis) berarti mencintai dalam nuansa seksual. Kata itu merujuk pada afeksi yang diwarnai nafsu, ketertarikan timbal-balik antara pria dan wanita dengan aspek-aspek ungkapan spontan dan instinktif. Kata itu mempunyai nuansa mencintai dengan perasaan kenikmatan seksual. Misalnya lihat Est 2:17, Yeh 16:37.

Kata stergo dimaknai sebagai cinta keputraan, cinta antara orangtua dan anak, atau cinta dalam keluarga. Cinta ini tidak perlu diusahakan, karena muncul secara alami dalam pertalian keluarga, antara kakak dan adik, antar sepupu, dan sebagainya. Paulus menggunakan kata ini dalam suratnya kepada umat di Roma (12:10: “Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara… “), dengan maksud agar umatnya saling mencintai bagaikan anggota keluarga yang sama.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*