Artikel Terbaru

Yesus Motivator

[tribes.tribe.net]
Yesus Motivator
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comSaya sedikit terganggu oleh penjelasan dari sebuah buku renungan harian yang menjelaskan mukjizat pergandaan roti (Mrk 6:34-44) sebagai keberhasilan Yesus menggerakkan hati para pengikut-Nya sehingga mau berbagi bekal mereka satu sama lain. Apakah Yesus sekadar motivator? Apakah peristiwa yang demikian itu disebut mukjizat? Mohon penjelasan.

Stanislaus Iman Sudibyo, Kediri

Pertama, inti permasalahan dari pertanyaan Anda ialah pengertian tentang apa itu mukjizat. Seringkali mukjizat kita mengerti sebagai “peristiwa yang tidak bisa dijelaskan dengan hukum alam”. Artinya, menurut hukum alam, air akan tetap adalah air, orang mati tetap mati. Tetapi mukjizat Yesus mengubah air menjadi anggur, orang mati menjadi hidup. Ini terjadi oleh kekuatan superior, yaitu Allah melalui Yesus.

Pengertian ini mengandaikan bahwa Allah adalah seorang pelanggar hukum alam yang telah Dia tanamkan sendiri di alam semesta. Apakah hukum alam itu kurang sempurna sehingga perlu disempurnakan oleh intervensi Allah? Jika memang mukjizat adalah intervensi Allah pada hukum alam, maka adanya Allah bisa dibuktikan secara ilmiah. Semua pertimbangan ini menunjukkan bahwa pengertian tentang mukjizat di atas terlalu sempit dan kurang sesuai dengan data kitab suci.

Kedua, perlu diingat bahwa para rasul tidak mempertimbangkan mukjizat dalam kaitan dengan hukum alam. Bagi orang-orang sezaman dengan Yesus, mukjizat ialah tindakan Yesus yang mengagumkan atau tidak biasa, dan mereka melihat kehadiran Allah dalam peristiwa itu. Misalnya, pada waktu orang-orang Israel keluar dari Mesir, air laut terbelah menjadi dua, ketika Musa mengangkat tangannya atas air itu. Tetapi kitab Keluaran juga menambahkan keterangan tentang gejala alam, yaitu “Tuhan menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering …” (Kel 14:21). Jadi, terbelahnya air laut itu terjadi melalui angin timur yang berhembus keras. Bahwa peristiwa itu terjadi pada saat Israel membutuhkan jalan keluar dari pengejaran Firaun, itulah campur tangan Allah dalam peristiwa ini, yang justru menggunakan kekuatan alam. Peristiwa ini membuat umat Israel kagum, terpesona. Baik diketahui bahwa kata mukjizat (Ing: miracle) berasal dari bahasa Latin, mirari,artinya mengagumi.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*