Artikel Terbaru

Suami Menyiksa dan Mengumpat

[authorsden.com]
Suami Menyiksa dan Mengumpat
1 (20%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.comPengasuh yth, saya menikah secara Katolik sekitar 10 tahun. Saya dikaruniai dua anak (laki-laki dan perempuan). Merekalah yang menjadi kekuatan dan semangat menjalani hidup. Suami saya terlalu sibuk dengan pekerjaan dan dirinya sendiri. Meski libur pun, ia tidak ada waktu untuk keluarga. Selama menikah, ia selalu bilang ini uangku, rumahku dan kamu pergi saja, padahal sebelum menikah tidak punya apa-apa. Beruntung saya bekerja. Ia juga suka menyiksa dan mengumpat dengan kata-kata kasar. Apa yang harus saya lakukan? Terima kasih.

Agustina Retnowati, Bali

Ibu Retno yang baik, problem perkawinan memang seribu satu. Semuanya membutuhkan energi yang tidak sedikit. Dapat dikatakan hampir sepanjang waktu tidak ada hari yang terlewatkan tanpa masalah. Seringkali, sebagian besar tidak tuntas. Maka, dibutuhkan komitmen yang sangat besar.

Setiap persoalan dalam perkawinan selalu diawali dengan problem. Problem itu menumpuk dan pada titik tertentu akan meledak dengan semakin kompleksnya persoalan itu. Demikian juga saya yakin dengan yang terjadi di atas. Kemungkinan besar hampir 10 tahun perkawinan ada pola-pola relasi yang terjadi yang tidak seimbang. Ketidakseimbangan ini dapat terjadi oleh perbedaan persepsi, perbedaan dalam merespon persoalan dan yang kemungkinan tidak diselesaikan dengan pola komunikasi yang sehat.

Penyelesaian terhadap persoalan di atas hanya dapat dibongkar dengan mengurai asal muasal persoalan tersebut. Pertanyaan kritisnya adalah: sejak kapan masalah itu mulai terasa ‘menggigit’ dan bagaimana kejadian tersebut awalnya muncul? Jawaban atas pertanyaan ini lebih pada menyelesaikan luka batin yang disebabkan pola relasi yang kurang harmonis antara suami dan istri. Saran-saran berikut ini mungkin dapat dipertimbangan untuk mengatasi peliknya persoalan:

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*