Artikel Terbaru

St Juan Avila: Teladan Imam Diosesan dari Spanyol

St Juan Avila. [catholic-bg.org]
St Juan Avila: Teladan Imam Diosesan dari Spanyol
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Anak tunggal dari keluarga kaya ini memutuskan jadi imam sederhana. Kotbahnya bernas dan inspiratif. Ia menjadi pelopor pembaruan hidup imamat dengan menulis dan kesaksian hidupnya.

Juan (Yohanes) Avila dilahirkan pada 6 Januari 1499 di Almodovar de Campo, Propinsi Ciudad Real, Spanyol. Ia merupakan putra semata wayang pasangan Katolik saleh, Alonso Avila dan Catalina Gijon. Keluarga kaya dan terpandang ini mewarisi darah Yahudi.

Juan tergolong anak jenius. Pada usia 14 tahun ia sudah belajar ilmu hukum di Universitas Salamanca, Spanyol. Namun, tahun 1517, ia keluar tanpa gelar. Ia pulang ke kampung halamannya. Di sana, Juan menghabiskan tiga tahun menjalankan praktik kesalehan seperti pertapa. Kesalehannya mengesankan seorang imam Fransiskan yang sedang mengembara melalui Almodovar de Campo. Imam ini menyarankannya untuk belajar filsafat dan teologi di Universitas Alcala de Henares, Spanyol. Juan menerima nasihat sang pastor.

Di Alcala de Henares (1520-1526), ia mendalami filsafat dan teologi di bawah bimbingan Dominikan terkenal, Pater Domingo de Soto OP. Saat belajar di Alcala de Henares, orangtuanya wafat. Lagi-lagi, ia berhenti hanya dengan gelar bakaloreat, tanpa menuntaskan lisensiatnya.

Setelah itu, Juan ditahbiskan imam pada 1526. Ia merayakan misa perdananya di gereja tempat orangtuanya dimakamkan. Harta warisan orangtuanya ia jual dan dibagikan pada kaum papa.

Sebagai imam muda, tekadnya menjadi misionaris begitu menggebu. Juan mempersiapkan diri bermisi ke Meksiko. Pada Januari 1527, ia pergi ke Sevilla, Spanyol, untuk menanti kapal ke Meksiko.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*