Artikel Terbaru

Umat Protestan Terima Komuni

[homefaith.wordpress.com]
Umat Protestan Terima Komuni
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comDalam Misa rutin di kantor saya, saudara/i kita Protestan juga ikut. Ada pastor yang mengizinkan mereka untuk ikut menerima komuni, dengan alasan asalkan mereka percaya bahwa itu adalah Tubuh dan Darah Kristus. Tetapi dalam kesempatan lain, ada pastor yang tidak mengizinkan, dengan alasan teologi Protestan tidak mengakui bahwa roti dan anggur itu sebagai Tubuh dan Darah Kristus, melainkan hanya sebagai peringatan atau kenangan akan perjamuan kudus. Mengapa setiap pastor mempunyai peraturan sendiri? Bagaimana yang seharusnya, apakah boleh atau tidak? Mengapa?

Kedua, bolehkah seorang Protestan menerima sakramen pengakuan dosa, mengingat mereka mengakui hanya dua sakramen? Jika boleh atau tidak, mengapa?

Nindia Putri (nindiaputri [email protected])

Pertama, masalah ini memang agak rumit dan membutuhkan kecermatan dalam membaca Hukum Gereja. Dibandingkan Hukum Gereja 1917, memang terjadi perubahan sikap resmi Gereja dalam hal izin menerima Sakramen Tobat, Ekaristi dan Pengurapan Orang Sakit. Bagaimanapun, perlu dihindari kesan bahwa setiap imam bisa membuat peraturan liturgis sendiri. Perlu kiranya selalu melihat peraturan resmi Gereja, agar bisa dihindari kebingungan umat. Ketentuan tentang pelayanan sakramen kepada umat Kristen non-Katolik diatur dalam KHK Kan 844, # 3 dan 4 (bdk. Redemptionis Sacramentum No. 85).

Peraturan umum yang harus dipegang ialah “para pelayan Katolik menerimakan sakramen-sakramen secara licit hanya kepada orang-orang beriman Katolik, yang memang juga hanya menerimanya secara licit (layak) dari pelayan Katolik, . . . “ (KHK Kan 844 # 1).

Kedua,
perlu diketahui bahwa di antara Gereja-gereja Kristen, Gereja Timur (Ortodoks) mempunyai kedudukan khusus di mata Gereja Katolik. Sebabnya ialah karena dalam hal-hal ajaran iman pokok, tidak ada perbedaan yang mencolok dengan Gereja Katolik. Mereka juga mengakui adanya tujuh sakramen. Karena itu, bila tidak ada pelayan Gereja Timur, pelayan-pelayan Katolik boleh menerimakan sakramen-sakramen tobat, Ekaristi dan pengurapan orang sakit kepada anggota-anggota Gereja Timur (KHK Kan 844 # 3). Syaratnya ialah merekalah yang harus memintanya dengan sukarela dan berdisposisi baik. Jadi, dalam hal ini perlu dihindari kesan pemaksaan atau “pencurian” umat.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*