Artikel Terbaru

Kiamat dan Adven

[500px.com]
Kiamat dan Adven
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comApakah benar kiamat akan terjadi tahun 2012? Mengapa orang sering membicarakan kiamat, misalnya dulu sebelum tahun 2000? Mengapa banyak orang takut menghadapi akhir zaman?Apakah hubungan antara kiamat dan masa Adven?

C. N. Suminto, 081703163xxx

Pertama, kiamat atau akhir zaman tidak bisa diketahui kapan akan terjadi. Kiamat itu pasti ada, tetapi waktu kiamat tidak bisa diramalkan. Bukankah Yesus menyatakan: “Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.” (Mat 24:36; Mrk 13:32). Demikian pula rasul Paulus juga menegaskan: “Kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada waktu malam.” (1 Tes 4:2). Ini berarti bahwa kiamat atau akhir zaman datang pada saat yang tak terduga. Semua ramalan tidak cocok.

Kedua,
isu tentang kiamat memang selalu mendapat tanggapan yang besar dari masyarakat. Bahkan tema kiamat seringkali laku dijual untuk seminar-seminar atau juga untuk film, seperti yang sedang terjadi sekarang. Salah satu sebabnya ialah bahwa akhir zaman berarti juga akhir hidup kita masing-masing. Maka, itu berarti bahwa setiap orang harus menghadapi pengadilan terakhir di mana dia harus mempertanggungjawabkan kehidupannya di dunia ini. Banyak orang adalah “dead-liners”, artinya menunggu sampai saat-saat akhir untuk mempersiapkan diri. Jika akhir zaman masih jauh, maka orang-orang itu tidak akan bergegas untuk mempersiapkan diri. Maka isu tentang akhir zaman membuat banyak orang takut, karena merasa bahwa dirinya belumlah siap menghadapi pengadilan terakhir atas hidupnya.

Hari kiamat atau akhir zaman termasuk dalam butir iman kita. Sikap yang benar dalam menghadapi hari kiamat ialah berjaga-jaga terus-menerus. “Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.” (Mat 24:42) Kiamat pasti datang, tetapi kita tidak tahu kapan terjadinya. Yang penting adalah bahwa kita selalu berjaga-jaga menunggu kedatangan Tuhan. Kapan pun Tuhan datang, kita siap menyambutnya (Mat 25:1-13). Inilah sikap kristiani yang benar.

Perlu disadari bahwa kiamat bagi setiap orang bukanlah akhir dari alam semesta ini, tetapi secara individual kiamat itu berhimpitan dengan akhir hidup setiap orang, yaitu saat kematian. Maka, anjuran untuk berjaga-jaga itu sangat aktual dan berlaku untuk setiap orang, karena setiap orang akan menghadapi akhir zaman pribadinya, yaitu saat kematian.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*