Artikel Terbaru

Manfaat Dongeng bagi Anak

[ehow.com]
Manfaat Dongeng bagi Anak
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comSeperti biasanya, sekitar pukul 20.00 WIB, setelah doa malam, Bu Ririn mengantar tidur sang buah hati, Wastu (4,5 tahun), dengan dongeng pendek. Kali ini dongengnya berjudul”Mencari Si Belang”. Berikut bagian akhir dari dongeng berdurasi sekitar 20 menit itu:

”… Setelah sarapan, Aji bersama dua adiknya, Santi dan Budi, berangkat menuju sebuah gua di sebelah selatan desa. Penduduk sekitar memberi nama gua itu Gua Badak, karena di depan lorong masuknya terdapat batu besar yang menyerupai kepala badak. Di Gua Badak mungkin si Belang, kelinci kesayangan mereka, berada. Dia tidak punya teman sesama kelinci. Barangkali dia suka pergi ke sana karena hendak mencari teman. Seperti yang terjadi beberapa hari lalu, kali ini mungkin si Belang tersesat lagi ke dalam gua itu. Padahal, di dalam gua itu sering bersembunyi anjing-anjing liar yang diam-diam mengintai calon-calon mangsanya. Jalan setapak menuju Gua Badak cukup sulit ditempuh. Jalurnya berkelok-kelok. Di sepanjang jalan tumbuh rumput-rumput berduri tajam. Banyak lintah yang siap menghisap darah orang-orang yang lewat. Untungnya, Aji, Santi, dan Budi sudah beberapa kali melewati jalan itu, sehingga mereka tahu bagaimana caranya agar kaki mereka tidak tertusuk dan bagaimana menghindar dari sergapan lintah.

Ketika sampai di depan gua, tiba-tiba mereka dikejutkan oleh suara ranting-ranting gerumbulan yang tersibak persis di gua. Dalam sekejap terlihat si Belang berlari meloncat dan menyusup di sela kedua kaki Aji. Dengan sigap, Santi dan Budi meloncat tepat di depan gua. Dengan tongkat bambu di tangan, mereka bersiap menghalau jika anjing-anjing liar itu muncul. Tetapi, bukan anjing-anjing liar yang muncul… Wooi!! Yang muncul dari dalam gua itu ternyata seekor kelinci berbulu hitam. Rupanya si Belang punya teman baru, sebut saja si Hitam. Si Hitam kemudian setengah berlari, meloncat mendekati si Belang. Keduanya terlihat gembira. Aji, Santi, dan Budi pun bergembira, karena si Belang kini sudah punya teman bermain. Tentu di hari-hari mendatang, si Belang tidak akan kesepian lagi… Nah, sampai di sini dulu cerita Ibu. Besok kita lanjutkan ceritanya. Wastu ingin cerita apa besok?”

”Besok ceritanya si Belang bermain petak-umpet sama si Hitam ya Bu..,” jawab Wastu. Sang ibu mengiyakan.

”Aku juga senang, seperti si Belang, punya teman si Hitam….”

”Yah, Wastu tentu senang punya teman ya… Apalagi, teman Wastu banyak… Siapa saja?!”.

Wastu menjawab:” Marcel, Moses, Yovita, Eka, Ade… Aku besok mau main kereta-keretaan sama teman-teman….”
”Ya baik, sekarang Wastu bobok, besok bangun pagi….”

Beberapa detik kemudian Wastu tertidur pulas.

 

***

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*