Artikel Terbaru

Yesus Di Mata Maria

[NN]
Yesus Di Mata Maria
Mohon Beri Bintang
HIDUPKATOLIK.comKetika Yesus ditemukan kembali di kenisah, mengapa Bunda Maria tidak mengerti pernyataan Yesus bahwa Dia harus berada di rumah Bapa (Luk 2:49-50)? Bukankah Malaikat Gabriel sudah memberitahukan identitas Yesus kepada Maria (Luk 1:32-33)?
Bernadeta Wiwik Ritawati, Malang
Pertama, Maria adalah anak jamannya. Pengertian yang dimiliki Maria pada saat itu adalah sesuai dengan pengertian orang-orang pada saat itu. Meskipun Maria disapa dengan “engkau yang dikaruniai” (Luk 1:26), tidak berarti Maria mampu mengerti secara tuntas semua gelar yang dikatakan Malaikat Gabriel (Luk 1:32-33). Sebagai anak zamannya, kita pun harus mengatakan bahwa Maria tidak mengerti semua gelar yang dikatakan malaikat itu. Hal ini menjadi langsung jelas dalam kisah para gembala. Ketika “mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu” (Luk 1:17), Lukas mencatat, “Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya” (Luk 2:19). Catatan Lukas itu hendak mengatakan bahwa Maria tidak mengerti dan berusaha merenungkan untuk menemukan arti yang lebih dalam dari pernyataan para gembala tentang bayi Yesus.
Kedua, ketakmengertian Maria tentang identitas Yesus (Luk 2:50) juga menunjukkan bahwa selama 12 tahun hidup di Nazaret, Yesus hidup sebagai Anak yang normal dan biasa. Bisa diandaikan bahwa tidak ada hal-hal yang luar biasa yang terjadi. Tidak ada mukjizat-mukjizat yang mengagumkan. Tidak ada tanda ajaib yang bisa mengarahkan Maria untuk mengerti identitas Anak kandungannya itu seperti yang diwartakan malaikat. Semua biasa dan normal.
Maria pasti tahu bahwa Anak itu dikandungnya bukan dari hasil persetubuhan, tetapi dari kekuatan ajaib Allah, yaitu melalui penaungan Roh Kudus. Namun, keajaiban pengandungan Yesus ini tak membuat Maria langsung mengerti bahwa Anaknya mempunyai identitas ilahi dan insani, bahwa Dia adalah “Anak Allah yang Mahatinggi” (Luk 1:32) atau “Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan” (Luk 2:11). Sangat mungkin Maria berpikir bahwa Anak kandungnya itu adalah juga manusia biasa sama seperti ia dan bapa pengasuh-Nya, Yusuf.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*