Artikel Terbaru

Kelompok Tani Organik Berkah Alam: Bertani Organik, Bangun Persaudaraan

Ibu-ibu anggota Tani Organik Berkah Alam tersenyum lebar saat memetik sayuran.
[NN/Dok.Pribadi]
Kelompok Tani Organik Berkah Alam: Bertani Organik, Bangun Persaudaraan
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comBanyak sarana untuk memuliakan Tuhan. Lingkungan Stefanus Paroki St Yakobus Klodran, Bantul, Yogyakarta, memilih alam untuk memuliakan Tuhan.

Minggu sore, matahari masih panas. Tapi puluhan orang, yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu, tak menghiraukannya. Mereka sibuk bekerja di sebuah lahan pertanian seluas 2000 meter persegi. Ibu-ibu bertugas menyiram tanaman, sementara bapak-bapak membuat bedengan. Di atas bedeng inilah akan ditanami aneka sayuran organik, seperti kacang panjang, cabai, selada, terong, tomat, bayam, kangkung dan lain-lain.

Para petani ini tergabung dalam sebuah kelompok bernama Kelompok Tani Organik Berkah Alam. Ketua Kelompok Tani Organik Berkah Alam, Y.R Sukardi mengatakan, “Setiap Minggu sore ia dan teman-temannya sepakat untuk bergotong-royong pergi ke sawah. Inilah salah satu cara untuk memuliakan Tuhan,” katanya. Selain itu, dengan tanaman organik mereka bisa menghasilkan sayuran yang sehat sekaligus menjaga alam agar tidak kian rusak. Tani Organik Berkah Alam beranggotakan umat Lingkungan St Stefanus Klodran Bantul, Keuskupan Agung Semarang.

Lahan Organik
Pertanian sayur organik yang digeluti umat Lingkungan St Stefanus merupakan hasil keputusan Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2016. Setelah melewati diskusi panjang dan aneka persiapan, maka terbentuklah kelompok tani dengan fokus pada pertanian organik, 7 Juni 2016. Langkah awal yang dilakukan adalah menyewa lahan seluas 2000 meter persegi. Menurut rencana, uang sewa lahan diambil dari pengumpulan dana selama APP, sumbangan umat dan kas Lingkungan.

“Tapi kebetulan yang punya lahan umat di Lingkungan sendiri sehingga uang sewa lahan ditunda dulu. Uang itu kami gunakan untuk membeli bibit dan mesin diesel untuk pengairan,” kata Sekretaris Kelompok Tani Organik Berkah Alam F.X Rudiyanto. Sementara perlengkapan yang lain, seperti cangkul, sabit, ember, tangki semprotan, pupuk cair organik adalah swasembada umat.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*