Artikel Terbaru

Menabur Harapan di Tanah Terberkati

Menabur Harapan di Tanah Terberkati Perjalanan apostolik Paus Fransiskus ke Meksiko menjadi ziarah yang membawa harapan. Paus mengajak Gereja mencintai dan memperjuangkan Meksiko sebagai Tanah Terberkati. 8 HIDUP | 28 FEBRUARI 2016 Paus Fransiskus meletakkan bunga di depan patung Bunda Maria Guadalupe di Basilika Guadalupe
[iguazunoticias.com]
Menabur Harapan di Tanah Terberkati
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Perjalanan apostolik Paus Fransiskus ke Meksiko menjadi ziarah yang membawa harapan. Paus mengajak Gereja mencintai dan memperjuangkan Meksiko sebagai Tanah Terberkati.

Quedan que, el papa nos benedica! “Paus, berkatilah kami!” Itulah sambutan pertama ratusan umat, kala Paus Fransiskus pertama kali menginjakkan kaki di Bumi Meksiko. Ia terbang dengan Pesawat Alitalia bersama rombongan ke negara Tortila (roti berbahan jagung), dalam kunjungan apostoliknya, Jumat-Rabu, 12-18/2. Selama di Meksiko, Bapa Suci mengunjungi Ibukota Meksiko dan kota-kota besar lain, seperti Ecatepec de Morelos, Tuxtla Gutiérrez, San Cristóbal de las Casas, dan Ciudad Juárez.

Tiba di Bandara Internasional Benito Juárez, Paus disambut Presiden Enrique Pena Nieto dan Ibu Negara Angélica Rivera, serta Uskup Agung Meksiko, Kardinal Norberto Rivera Carrera, didampingi jajaran pejabat negara dan Gereja. Musik Mariachi dengan folk dancer turut menyambut kedatangan Paus pertama asal Amerika Latin itu.

Lawatan Bapa Suci ini merupakan perjalanan apostolik keluar Italia yang ke-12 dan kunjungan terlama dalam satu negara selama masa pontifikalnya. Sebelumnya, Meksiko pernah dikunjungi Paus sebanyak enam kali. Bapa Suci Yohanes Paulus II melawat ke Meksiko sebanyak lima kali, yakni tahun 1979, 1990, 1993, 1999, dan 2002. Sementara itu, Paus Benediktus XVI datang ke Meksiko tahun 2012. Paus Fransiskus menjadi Paus ketiga yang mengunjungi Meksiko.

Usai sambutan protokoler kenegaraan, Paus diantar menuju Nunsiatura Apostolik di Jalan Juan Pablo, yang berjarak sekitar 19 kilometer dari Bandara Benito Juárez. Di sepanjang jalan, ribuan umat telah menanti untuk menyambut kedatangannya. Sebagian umat mengibarkan bendera Vatikan dan Meksiko, lainnya membawa spanduk bertuliskan, “Paregrino de paz, gracias po visitarnos. (Kunjungan damai, terima kasih telah mengunjungi kami).

Berkat Guadalupe
Bapa Suci merasa bahwa penampakan Bunda Maria Guadalupe menjadi fondasi persemaian dan tumbuh suburnya iman Katolik di Meksiko. Ia mengisi hari pertama kunjungannya dengan Misa bersama umat di Basilika Santa Perawan Maria Guadalupe, di Bukit Tepayac, Kota Meksiko, Sabtu, 13/2. Di tempat itulah Bunda Maria telah menampakkan diri lima abad silam.

Benih kekatolikan di Meksiko dimulai sejak tahun 1519. Kala itu, komandan Spanyol Hernan Cortés dan pasukannya mendarat di pantai Amerika untuk menaklukkan Bangsa Indian. Selang dua hari, beberapa imam yang berlayar bersamanya menancapkan salib kayu di pantai. Segeralah Cortés dan pasukannya merangsek Suku Aztec yang kala itu di percaya mengorbankan manusia dalam upacara ritualnya.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*