Artikel Terbaru

St Gregorius II: Paus, Almoner dan Pustakawan Pertama Kepausan

St Gregorius II
[upload.wikimedia.org]
St Gregorius II: Paus, Almoner dan Pustakawan Pertama Kepausan
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Banyak penguasa dunia kekristenan hormat pada paus ini. Ia ditunjuk sebagai almoner dan pustakawan pertama kepausan di bawah lima Paus.

Kala Gregorius II terpilih menjadi Paus, awal masa kepausannya ditandai dengan penerimaan surat dari Pimpinan Tertinggi Gereja Konstantinopel, Patriakh Yohanes VI (712-715). Dalam suratnya, Penerus Takhta St Andreas itu menyebut Paus Gregorius II sebagai “Kepala Gereja yang Kudus”. Inilah bentuk penghormatan sekaligus kekaguman atas pengaruh Paus baru yang sejak muda, namanya sudah tak asing lagi di kalangan para pemimpin Gereja dan pemerintahan sipil.

Paus Gregorius II terpilih sebagai Penerus Takhta St Petrus pada 19 Mei 715. Ia merupakan putra pasangan Marcellus dan Honesta. Sejak berkiprah dalam Gereja, ia mendapat julukan Gregorius Yunior atau Gregorius Muda karena seolah mewarisi kebesaran nama Paus Gregorius Agung (590-604). Banyak orang menilai, Gregorius II adalah Paus paling berpengaruh pada abad VIII.

Keluarganya termasuk keturunan keluarga berdarah Roma. Gregorius lahir tahun 669 di Kota Abadi, Italia. Sejak kecil, ia sudah memiliki minat yang besar terhadap hal-hal rohani. Ia begitu senang dengan kehidupan Gereja. Tak heran jika sejak muda, ia sudah diminta Paus Sergius I (687-701) untuk belajar musik dan paduan suara gerejani (schola cantorum) di Roma.

Tangan Kanan Paus
Melihat kemampuannya yang begitu memukau, Bapa Suci Sergius I menahbiskannya sebagai Subdiakon Roma dan memberinya tugas sebagai Almoner Kepausan. Tugasnya adalah mengurusi karya amal dan karitatif kepausan kepada kaum miskin. Karena keberhasilannya dalam tugas itu, Gregorius didaulat menjadi Pustakawan Kepausan. Ia bertugas mengurusi perpustakaan kepausan. Sesuai namanya, Almoner dan Pustakawan Kepausan (inilah penunjukan pertama kali dalam sejarah kepausan mengenai Almoner dan Pustakawan), ia bertugas mengurusi karya amal dan perpustakaan kepausan. Setelah Paus Sergius I mangkat, dua fungsi itu ia jalankan di bawah kepemimpinan beberapa Paus, yakni Paus Yohanes VI (701-705), Paus Yohanes VII (705-707), Paus Sisinnius (708), dan Paus Konstantinus (708-715).

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*