Artikel Terbaru

IBBSIN: Saling Meneguhkan dalam Karya dan Perutusan

Semangat baru: Para imam anggota IBBSIN memperbarui janji Imamat di hadapan para suster dan bruder.
[Dok. Dionisius Agus Puguh S.]
IBBSIN: Saling Meneguhkan dalam Karya dan Perutusan
1 (20%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.comBermula dari refleksi “Sang Gembala” komunitas ini menjadi wadah untuk saling mengenal, berbagi pengalaman iman, dan saling meneguhkan dalam tugas perutusan.

Sebuah kertas kosong berukuran besar ditempelkan di tembok Wisma Sikhar Banjarbaru, Keuskupan Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dengan mata tertutup, Sr Margaretha Wasti JMJ dan empat orang rekannya dari Dekanat Utara Keuskupan Banjarmasin melukis bangunan Gereja Bunda Maria Banjarbaru.

Meski mata tertutup, gambar hasil coretan spidol timnya kemudian berhasil meraih juara pertama menyisihkan tim dari Dekanat Timur dan Dekanat Barat. “Saya senang sebab keakraban terjalin di antara kami para suster dan biarawan. Suasananya asyik dan terasa lucu karena ada beberapa Romo yang ikut serta dalam perlombaan,” komentar suster yang mulai berkarya di Keuskupan Banjarmasin sejak November 2012 itu.

Lomba itu merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan dalam rangka Penutupan Tahun Hidup Bakti, Kamis, 26 November 2015 silam. Acara itu diprakarsai oleh Ikatan Biarawan Biarawati Keuskupan Banjarmasin (IBBSIN). Kegiatan yang juga diisi dengan aneka perlombaan tersebut melibatkan biarawan dan biarawati yang berkarya di Keuskupan Banjarmasin. Pemilik poin tertinggi dari semua kategori akan mendapatkan piala bergilir Uskup Cup.

Reksa Rohani
Terbentuknya IBBSIN bermula dari refleksi Uskup Keuskupan Banjarmasin Mgr Petrus Boddeng Timang. Mengacu pada Kitab Hukum Kanonik seorang uskup bertanggung jawab terhadap reksa rohani biarawan-biarawati yang berkarir di keuskupannya, disamping hal itu juga menjadi tanggung jawab dari tarekatnya masing-masing. Refleksi itu berujung pada kelahiran IBBSIN pada 14 Februari 2014.

Menurut koordinator IBBSIN Romo Teddy Indrayana Aer MSF, komunitas ini merupakan perwujudan tugas Uskup Diosesan untuk memperkembangkan dan mendampingi semua tarekat religius yang ada di wilayah keuskupannya.

Visi IBBSIN adalah dipanggil dan diutus untuk menghadirkan Kerajaan Allah, dengan kekuatan Roh Kudus dalam kesatuan dan persaudaraan religius yang khas menjadi saluran kasih di Kalimantan Selatan. “Visi IBBSIN lahir satu tahun sebelum Arah Dasar Keuskupan Banjarmasin dipromulgasikan pada 2015. Meski begitu, visi ini berangkat dari butir-butir yang dihasilkan dalam Sinode Keuskupan Banjarmasin 2013,” tuturnya.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*