Artikel Terbaru

Kepak APP di Paroki Perjuangan

Persekutuan Iman: Salah satu kegiatan Lingkungan di Paroki Kalvari Lubang Buaya.
[NN/Dok.Paroki Kalvari Lubang Buaya]
Kepak APP di Paroki Perjuangan
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Tema APP KAJ “Amalkan Pancasila – Kerahiman Allah Memerdekakan” memantik semangat inklusif di paroki-paroki yang berjuang mendirikan gereja.

Peristiwa setahun silan masih pekat membekas dalam benak banyak umat Paroki Damai Kristus, Kampung Duri, Jakarta Barat. Kepala Paroki Kampung Duri, Romo Giovanny Patty MSC mengenang, kala itu menjelang Masa Prapaskah. Romo Givan bersama sejumlah umat Paroki sowan ke Kantor Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Mereka ingin bekerjasama dengan pihak Kelurahan, melakukan kegiatan bagi masyarakat, melalui pengolahan sampah.

Bak cinta bertepuk sebelah tangan. Demikian yang dialami Paroki Kampung Duri. Lurah Herman menolak mentah-mentah rencana kegiatan paroki. “Jangan dulu,” katanya, seperti dikutip Romo Givan. Karena kerjasama antara Kelurahan dan Paroki belum terwujud, Aksi Nyata Puasa (ANP) Paroki tahun lalu ditujukan hanya kepada umat Katolik.

Terus Mencoba
Paroki Kampung Duri berencana menggandeng Kelurahan lagi pada APP tahun ini. Pengalaman tahun lalu tidak membuat Paroki mutung. Dalam rapat Dewan Paroki Harian dengan Koordinator Aksi Puasa Pembangunan (APP), rencana bertemu dengan Lurah kembali mengemuka.

Entah mengapa, Romo Givan yakin, Lurah mereka adalah orang baik. Ia memaklumi Lurah menolak rencana Paroki kala itu. Menurutnya, keberatan Lurah kemungkinan dipicu oleh “isu miring” soal keberadaan Gereja Damai Kristus, yang disebut-sebut sebagai “upaya kristenisasi”. Romo Givan mengakui, tema APP sangat kontekstual dengan situasi umatnya. Sebagai Gereja yang sedang berjuang membangun gereja, mereka didorong untuk lebih menampakkan Kerahiman Allah dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. “Kami terdorong lebih giat bergaul dan merangkul masyakarat, sehingga tak ada lagi prasangka buruk tentang kami,” ujarnya.

Sejurus itu, Koordinator ANP Paroki Kampung Duri, Evanery Fransiska memasukkan kegiatan kemasyarakatan dalam rencana tahun ini. “Bentuk konkretnya masih akan didiskusikan dengan pihak Kelurahan. Tahun lalu kegiatan yang sangat bagus adalah pengobatan gratis untuk umat dan masyarakat; bahkan menjadi kegiatan rutin Paroki hingga saat ini. Nah, kami harus bisa membuat kegiatan seperti itu tetapi dalam bentuk yang baru,” tutur Evy.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*