Artikel Terbaru

Antonius Agus Sriyono: Tantangan: Menghadirkan Paus ke Indonesia

Diplomasi budaya: Agus di tengah kelompok budaya Mia Patria.
[NN/Dok.MiaPatria]

HIDUPKATOLIK.com“Tantangan saya menghadirkan Presiden Joko Widodo di Vatikan dan mendatangkan Paus ke Indonesia,” ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Vatikan yang baru.

Odessa, sebuah kota kecil di kawasan Ukraina. Agus, sapaan Antonius Agus Sriyono, menatap tajam nama Odessa yang tertera di peta. Hatinya tertarik dengan Odessa. Ia pun mulai mereka-reka kisah tentang Odessa. Penanya mulai menari-nari menulis cerita pendek dengan latar belakang Odessa. Tulisan fiksi berjudul “Odessa” itupun dimuat di majalah Kolese De Britto Yogyakarta. “Itu cerpen pertama saya,” ujar Agus sembari mengenang masa-masa remajanya.

Sekitar tiga puluh tahun kemudian, tatkala ia didaulat menjadi Wakil Duta Besar di Kedutaan Besar RI (KBRI) Moskow, Federasi Rusia, Agus bertandang ke Odessa. “Saya hanya bengong saat sampai di Odessa. Ini rencana Tuhan,” ujar pria kelahiran 17 Mei, 59 tahun silam ini. Ia tak menyangka bisa menginjakkan kaki di tempat yang pernah menjadi mimpinya.

Agus mengaku, Odessa pula yang memantiknya menjadi diplomat. Selain Odessa, semenjak remaja, tambur telinga Agus telah akrab dengan siaran radio berbahasa Inggris dari Amerika (VOA), Australia (ABC) dan London (BBC). “Itu juga yang mendorong saya menjadi diplomat.”

Menjadi diplomat
Cita-cita Agus tercapai, ia memulai karir sebagai diplomat di Kementerian Luar Negeri RI. Agus memulai karir di Direktorat Protokol, sebelum kemudian berpindah ke tugas yang lain, termasuk menjadi Asisten Menteri Luar Negeri, Ali Alatas, pada awal 1990-an.

Karir Agus kian menanjak. Beberapa pos penugasan ia lakoni, baik di dalam maupun luar negeri. Setelah menuntaskan tugas sebagai Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Samoa, dan Tonga, Agus ditarik ke Tanah Air. Ia mendapat tugas sebagai Deputi II Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan sampai sekarang.

Selang tiga tahun, tugas baru diletakkan di pundak Agus. Ia dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Takhta Suci Vatikan di Istana Negara, Rabu, 13 Januari 2016. Ia menggantikan posisi yang selama ini diemban Budiarman Bahar. Agus tercatat sebagai Duta Besar untuk Vatikan beragama Katolik yang kedua sepanjang sejarah hubungan diplomatik Indonesia-Vatikan.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*