Artikel Terbaru

Avanti Fontana: Kampanye Manajemen Inovasi

Avanti Fontana
[HIDUP/Christophorus Marimin]

HIDUPKATOLIK.com – Avanti Fontana aktif mengenalkan sistem manajemen inovasi di Indonesia sebagai produk penciptaan nilai manfaat bagi masyarakat. Gereja bisa mengadopsi inovasi ini untuk memaksimalkan pelayanan.

Dua tahun belakangan, Avanti Fontana menambah lagi satu daftar kesibukan di agenda kerja hariannya. Ia berkantor lagi di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Jakarta sebagai tenaga profesional. Sebelumnya, ia menjadi dosen tetap Universitas Indonesia Jakarta, Ketua Umum Yayasan Planet Inovasi, dan anggota Pengurus Yayasan Atma Jaya Jakarta. Untuk yang terakhir, ia mengkonfirmasi kalau tidak terlalu aktif. “Saya anggota pengurus yang kurang aktif, karena kesibukan saya cukup banyak. Saya sudah minta pengertian teman-teman di Atma Jaya dan syukurlah mereka mengerti. Saya pikir, kalau saya tidak aktif, Atma Jaya tetap jalan,” ujar Avanti saat ditemui di Kantor Lemhanas Jakarta.

Karier Avanti di Lemhanas bermula pada 2013. Ketika itu, Ikatan Sarjana Katolik Indonesia sedang mencari kandidat yang bisa direkomendasikan mengikuti pendidikan reguler angkatan ke-50 Lemhanas. Avanti mengajukan diri. Setelah proses seleksi, ia dinyatakan lulus. Pendidikan di Lemhanas ada dua macam, yakni pendikan reguler dengan jangka waktu tujuh setengah bulan dan pendidikan singkat dengan jangka waktu tiga bulan. Avanti mengambil pendidikan reguler.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Avanti diminta Lemhanas bekerja sebagai tenaga profesional bidang Sistem Manajemen Nasional. Ia pun langsung menyanggupi, karena bagian itu terkait erat dengan kompetensinya. Menurut perempuan berdarah Flores kelahiran Jakarta ini, ilmu yang ia tekuni sejak bertahun-tahun lalu adalah manajemen inovasi dengan fokus ke pada organisasi. “Maka nyambung, di Lemhanas cakupan organisasinya lebih luas, yakni negara.”

Mendalami inovasi
Konsentrasi Avanti di bidang manajemen inovasi bermula ketika ia memperoleh beasiswa dari pemerintah Perancis untuk kuliah program magister dan doktoral di Perancis sejak 1997 hingga 2002. Di situ ia menekuni isu-isu yang berkaitan dengan sistem manajemen inovasi.

Pada masa itu Avanti memiliki kesempatan bertemu langsung dengan aneka bentuk perusahaan. “Saya banyak belajar tentang berorganiasi karena sebelumnya saya belum punya pengalaman bersentuhan dengan perusahaan,” ujar Avanti. Hampir sebagian besar waktu studinya ia habiskan dengan berkunjung ke perusahaan-perusahaan di Eropa, Amerika, dan Jepang. Ia melihat pengelolaan inovasi produk serta fungsi dan kolaborasi antarbagian.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*