Artikel Terbaru

Jumper Selalu Dinanti

Mgr Edmund Woga CSsR dan para Romo berfoto bersama karyawan/i Katolik Perkantoran Arkadia.
[NN/Dok.Pribadi]

HIDUPKATOLIK.comMisa Jumper menjadi kesempatan bagi karyawan Katolik di sejumlah perkantoran di Jakarta untuk dekat dengan Tuhan. Di tengah rutinitas kerja mereka butuh Tuhan dan kerabat seiman.

Alunan Lagu-lagu Maria terdengar dari Ruang Serbaguna Gedung F milik PT Pertamina Hulu Energi “Offshore North West Java” (PHE ONWJ). Lagu-lagu itu dinyanyikan dalam Misa Jumat Pertama (Jumper) Oktober lalu. Gedung yang terletak di Perkantoran Hijau Arkadia, Jalan T.B. Simatupang, Jakarta Selatan ini penuh sesak oleh karyawan-karyawati Katolik. Mereka datang dari beberapa perusahaan, seperti PHE ONWJ, PT British Petroleum Indonesia, PT Siemens, PT Otsuka, PT Building Mgt. Ada juga yang datang dari perusahaan di luar kompleks Arkadia seperti PT Nestle dan PT 3M.

Misa Jumper di Perkantoran Arkadia ini berawal dari kerinduan beberapa karyawan Katolik. Pada 2010, ada 17 karyawan dari lima perusahaan memberanikan diri minta izin penggunaan ruangan untuk peribadatan kepada pihak pengelola perkantoran. Pihak pengelola pun mengabulkan permintaan mereka. “Para ‘rasul pertama’ itu mengadakan Misa Jumper hingga saat ini,” ujar Koordinator Jumper Arkadia Arii Bowo Yudhaprasetya.

Dukungan Manajemen
Awal kebersamaan ini juga dirasakan karyawan Katolik yang bekerja di Mayapada Tower, kompleks perkantoran Sudirman, Jakarta Selatan. Misa Jumper di Mayapada Tower dimulai sejak 2001. Koordinator Jumper Mayapada Tower Robertus Lilik Purwadi mengatakan, waktu itu tempatnya belum sebagus sekarang. Tidak ada ruang tetap sehingga ibadah pun berpindah-pindah. “Padahal kita sudah punya lemari, patung, dan buku-buku Misa. Jadi kalau pindah ruangan, kita gotong semua,” ujar Robert.

Selain ruangan yang tak menentu, jumlah peserta Misa Jumper pun tak seberapa. Seiring waktu, jumlah yang datang kian bertambah dan terbentuklah komunitas kor yang bertugas mengiringi tiap Misa Jumper atau Misa lain, seperti Misa Rabu Abu, Natal, dan Paskah bersama. Kor ini semakin lengkap ketika pemilik gedung menyediakan sebuah ruangan di lantai 20 untuk kegiatan keagamaan pada 2010. Kini tempat ini digunakan bergilir oleh komunitas Katolik dan Protestan. “Tapi sesekali agama lain boleh menggunakannya asalkan untuk kegiatan keagamaan, dan gratis,” ungkap Pembina Komunitas Ekumene Mayapada Tower Bernadette Rasita Temas.

Sementara di kawasan Sudirman Centra Business Distric (SCBD), Misa Jumper juga cukup banyak diminati. Misa Jumper di SCBD dimulai pada Mei 1999 di Gedung Menara Mandiri. Semula ada sedikit kesulitan soal penggunaan ruangan kantor untuk kegiatan peribadatan. Tetapi setelah melihat komunitas karyawan Katolik yang makin hari makin banyak, pihak pengelola meminjamkan sebuah ruangan untuk disulap sebagai tempat ibadah. Ruangan itu bisa menampung 250 orang. Di kawasan ini ada beberapa tempat yang bisa dipakai untuk peribadatan, seperti Menara Mandiri I, Menara Citibank, dan Plaza Bapindo. “Semua ini adalah rahmat Tuhan. Selalu ada tempat untuk Misa Jumper,” ujar Ketua Forum Katolik SCBD Theresia Titi.

Misa Jumper juga diadakan di Gedung Plaza Kuningan. Misa Jumper di Kuningan dimulai sejak 2005. Saat itu, sekitar 20 orang yang merintis. Kini hasilnya sangat memuaskan. Dari 20 orang karyawan berbiak menjadi 120 orang, bahkan ada yang datang dari perkantoran di luar Gedung Plaza Kuningan. “Saya merasakan betul bahwa manajemen sangat mendukung kegiatan ini,” ujar Ketua Komunitas Katolik Danamon Hektor Setiabudi.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*